Yang Hendak ke Pulau Seribu Wajib Bawa Syarat Ini

oleh -
pulau seribu, persyaratan, pelayanan transportasi kapal, Dishub DKI Jakarta, surat vaksin,
Sejumlah warga menumpang kapal menuju Kabupaten Kepulauan Seribu DKI Jakarta sebelum diberlakukannya PPKM darurat Jawa Bali.

JAKARTA, REDAKSI24.COM – Para penumpang yang hendak menuju Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, maupun sebaliknya mulai kini diwajibkan untuk membawa sejumlah persyaratan. Jika tidak memenuhi persyaratan tersebut, mereka tidak akan mendapatkan pelayanan transportasi kapal.

Kepala Satuan Pelaksanan Pelayaran UP Angkutan Perairan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Sulistiyono Widodo di Jakarta, Senin (12/7/2021) mengatakan, penumpang harus mempunyai surat vaksin COVID-19, surat tanda pengenal berupa KTP, surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau surat keterangan dari pimpinan instansi dan surat keterangan negatif COVID-19.

“Bagi penumpang yang tidak memenuhi persyaratan maka tidak dapat menggunakan jasa pelayanan kapal Dinas Perhubungan,” ujar Sulistiyono.

Ia mengatakan aturan tersebut berlaku selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19 di wilayah Kepulauan Seribu.

“Selama PPKM Darurat layanan transportasi kapal Dishub hanya melayani warga pulau, TNI/Polri maupun petugas kesehatan. Tidak melayani untuk wisatawan,” tegasnya.

BACA JUGA: Pasien Isoman Akan Dapat Paket Obat dari Presiden

Hal itu karena kawasan wisata yang berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu ditutup sementara selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Penutupan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu selama 3-20 Juli 2021 sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19.

“Selama PPKM Darurat kawasan wisata di Kepulauan Seribu ditutup sementara,” kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Puji Hastuti, Rabu (7/7/2021) lalu.

Kebijakan itu berkaitan dengan Keputusan Gubernur nomor 875 tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19. SK Kadis Parekraf nomor 440 tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM di sektor pariwisata juga menjadi acuan penutupan sementara ini.

Puji mengatakan, selama dua pekan lebih, destinasi wisata di Kepulauan Seribu yang ditutup misalnya pantai, spot snorkeling, hingga diving. Selama penutupan sementara ini, Puji juga berharap para pengelola kawasan wisata bisa mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

“Diharapkan selama penutupan ini bisa digunakan pengelola untuk penguatan protokol kesehatan,” jelas Puji.

Ia menambahkan, masyarakat juga diharapkan mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap beraktivitas di rumah.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.