Wujudkan Ketahanan Pangan dan Gizi, Pemkab Tangerang Gelar Evaluasi RAD-PG

oleh -
Wujudkan Ketahanan Pangan dan Gizi, Pemkab Tangerang Gelar Evaluasi RAD-PG

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar rapat evaluasi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) di salah satu hotel di Kabupaten Tangerang, Rabu (1/12/2021). Rapat evaluasi tersebut digelar untuk menindaklanjuti Peraturan Bupati (Perbup) Tangerang Nomor 102 tahun 2019 tentang RAD-PG tahun 2019-2023 dan Keputusan Bupati Nomor 902/Kep-1292-Huk/2019 tentang Pembentukan Tim Pelaksana, Pemantauan dan Evaluasi RAD-PG.

Wujudkan Ketahanan Pangan dan Gizi, Pemkab Tangerang Gelar Evaluasi RAD-PG
Sekretaris Bappeda Kabupaten Tangerang Efi Indarti (kanan).

Sekretaris Bappeda Kabupaten Tangerang Efi Indarti menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat strategis dalam rangka mengetahui sejauh mana capaian serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program kegiatan dalam RAD-PG yang telah ditetapkan.

“Hasil dari evaluasi ini diharapkan mampu dijadikan dasar dalam rangka membuat rekomendasi dan tindak lanjut perbaikan dalam pelaksanaan program kegiatan dalam RAD-PG yang telah ditetapkan,” ujar Efi.

BACA JUGA: Awas, 5 Kecamatan Ini Tertinggi Demam Berdarah di Kabupaten Tangerang

Selain itu menurut Efi, kegiatan ini juga dilakukan untuk mensinkronisasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka pelaksanaan RAD-PG di Kabupaten Tangerang. Diharapkan melalui kegiatan ini Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang Tahun 2019-2023 dalam hal ketahanan pangan dan gizi masyarakat.

BACA JUGA: Membangun Pantura Tangerang Butuh Investor yang Tak Menyakiti Masyarakat

“Karena banyaknya pihak dan stakeholder yang terlibat dalam RAD-PG ini harmonisasi, sinergitas serta sinkronisasi berbagai OPD menjadi tantangan tersendiri. Dengan adanya evaluasi ini diharapkan bisa meminimalisir ego sektoral  yang terkadang muncul sehingga target RPJMD Kabupaten Tangerang seperti diantaranya penurunan angka stunting, pengendalian food waste (sampah makanan) bisa dicapai dengan optimal,” ujar Efi.

Sementara itu Kasubbid SDA Bappeda Provinsi Banten Indah Damayanti (tengah).

Sementara itu Kasubbid SDA Bappeda Provinsi Banten Indah Damayanti yang hadir dalam acara evaluasi mengaku mengapresiasi langkah-langkah dalam menangani permasalahan pangan dan gizi yang dilakukan Pemkab Tangerang. Bahkan menurut Indah hingga saat ini Pemkab Tangerang menjadi satu-satunya wilayah Kota/Kab di Provinsi Banten yang telah memiliki dan menyerahkan RAD-PG ke Provinsi Banten.

“Ada beberapa daerah yang memang sudah memiliki RAD-PG namun karena belum diserahkan ke kami dengan alasan belum ditandatangani kepala daerahnya maka kami belum mencatatkannya,” jelas  Indah.

hanya saja kritik Indah, walaupun sudah memiliki RAD-PG namun sayangnya  Pemkab Tangerang belum memberikan laporan secara kontinyu terkait evaluasi pelaksanaan RAD-PG tersebut. Menurut Indah pelaporan tersebut sangat penting karena akan dijadikan bagian pelaporan evaluasi RAD-PG Provinsi Banten ke Badan Perencanaan Nasional (Bappenas).

Dalam kesempatan itu Indah menjelaskan adapun pelaporan hasil evaluasi RAD-PG yang dibutuhkan Pemprov Banten berupa  rincian kegiatan yang dilaksanakan pada tahun berjalan, hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan, kisah sukses dalam pelaksanaan RAD-PG serta tindak lanjut dari hasil evaluasi yang dilakukan sebagai bahan rekomendasi untuk pelaksanaan RAD-PG di tahun selanjutnya.

“Evaluasi ini penting agar mengetahui kelemahan dan langkah-langkah kedepan agar  RAD-PG ini tidak menjadi sia-sia,” pungkasnya. (Hendra)

No More Posts Available.

No more pages to load.