Wow, Selama Pandemi Covid-19 DLH DKI Jakarta Tangani 1.231 Kilogram Sampah Masker

  • Whatsapp
Petugas DLH DKI Jakarta angkut ribuan sampah masker untuk dimusnahkan.

JAKARTA, REDAKSI24.COM- Selama pandemi Covid-19 di DKI Jakarta terdapat sebanyak 1.231 kilogram sampah masker sekali pakai dari rumah tangga.

Hal itu dikatakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syarifudin   pada Selasa (15/12/2020). Bahwa sampah masker yang ditangani pihaknya sepanjang masa pandemi dari rumah tangga tercatat sebanyak 1.231 kilogram

Bacaan Lainnya

“Dari awal pandemi pada bulan April, Jakarta sudah melakukan penanganan limbah infeksius dari rumah tangga secara rutin hingga saat ini. Ini dilakukan agar limbah infeksius bisa ditangani dengan baik dan menghindari potensi penularan Covid-19” ujar dia.

Kepala Seksi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Rosa Ambarsari mengatakan ada petugas khusus oleh pemilahan sampah-sampah infeksius dari rumah tangga.

BACA JUGA: Manfaatkan Isu Virus Corona, Petugas Gerebek Pabrik Masker Ilegal di Cilincing Jakarta

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bekerjasama dengan pengolah limbah B3 berizin untuk pemusnahan limbah-limbah infeksius itu seperti masker sekali pakai.

“Masker bekas tergolong limbah infeksius, Dinas Lingkungan Hidup bekerjasama dengan pengolah limbah B3 untuk pemusnahannya, dengan cara diinsinerasi,” kata Rosa.

Insinerasi adalah teknologi pengolahan sampah yang melalui pembakaran dengan bahan organik. Rosa juga mengharapkan agar masyarakat, khususnya ibu rumah tangga untuk sadar memilah sampah terutama pada masa pandemi ini.

BACA JUGA: Soal Efek Mengoleskan Minyak Kayu Putih Pada Masker, Begini Kata Dokter!  

Kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga untuk mulai menyadari bahwa memilah sampah medis rumah tangga adalah hal yang penting untuk dilakukan.

“Kita sama-sama memilah dan memisahkan sendiri. Kemudian, disemprot disinfektan dan dikemas khusus. Setelah itu tanggung jawab kami untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Rosa. (Livia Kristianti/Ant/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.