Wow, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Lewat Whatsapp

  • Whatsapp
Bpjs kesehatan
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Nunki Malahayati T. dalam kegiatan Ngopi Bareng JKN Bersama Media di kawasan Alam Sutera, Serpong.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Di tengah pandemi Corono Virus Disease 2019 (Covid-19) alur pelayanan administrasi kepesertaan di kantor cabang BPJS Kesehatan diatur sedemikian rupa menyesuaikan protokol kesehatan. Salah satu upaya untuk mengurangi terjadinya kerumunan yakni dengan mengubah tampilan alur pelayanan di kantor cabang diantaranya dengan menerapkan 3M )(Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan). 

“Kami sudah melakukan penyesuaian untuk penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Karena tidak bisa dipungkiri, meskipun di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), masyarakat tetap berbondong-bondong datang ke kantor cabang untuk mendapatkan pelayanan administrasi kepesertaan,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa Nunki Malahayati T. dalam kegiatan Ngopi Bareng JKN Bersama Media di kawasan Alam Sutera, Serpong, Selasa (22/09/2020). 

Bacaan Lainnya

Nunki menjelaskan, mengubah tampilan alur pelayanan ternyata tidak cukup untuk mengurangi kerumunan di kantor cabang. Oleh karenanya BPJS Kesehatan pun melakukan terobosan untuk membatasi pelayanan administrasi kepesertaan di kantor cabang tanpa melalui tatap muka dengan memanfaatkan teknologi komunikasi melalui aplikasi Whatsapp. 

“Di masa pandemi ini kami dituntut untuk melakukan adaptasi. Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi, kami membuka kanal pelayanan administrasi kepesertaan melalui aplikasi WhatsApp. Masyarakat di wilayah kerja kantor cabang, dapat menghubungi nomor yang berbeda-beda di tiap kantor cabang,” tutur Nunki.

BACA JUGA: BPJS Tak Aktif, Pasien Positif Covid-19 Terkatung – Katung

Diterangkan Nunki, terobosan itu dinamakan Pandawa atau Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp. Kata dia, ada 9 pelayanan yang dapat dilayani melalui Pandawa dimana peserta/calon peserta dapat mengirimkan format dengan memasukkan kode layanan yang diinginkan. Untuk Kantor Cabang Tigaraksa nomor WhatsApp yang dapat dihubungi adalah 081210292667. 

“Efek adanya Pandawa ini sangat signifikan. Jumlah pelayanan tatap muka menjadi sangat berkurang dan sejalan juga dengan jumlah kerumunan turut berkurang. Tentunya kendala dalam penerapan Pandawa ini ada karena sebaik apapun suatu sistem pasti akan ada evaluasi. Kami akan berusaha untuk mengatasi kendala-kendala tersebut,” ujar Nunki.

Jauh sebelum Pandawa dikembangkan, lanjut Nunki, BPJS Kesehatan sudah memiliki kanal pelayanan administrasi tanpa tatap muka. Kanal-kanal tersebut, antara lain aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, dan CHIKA (Chat Assistant JKN) melalui nomor WhatsApp 08118750400.

BACA JUGA: BPJS Kesehatan Nonaktifkan Ribuan Penerima Bantuan Iuran di Banten

Saat ini Pandawa sudah terintegrasi dengan CHIKA. CHIKA adalah mesin yang bisa diakses oleh masyarakat melalui WhatsApp. CHIKA akan memberikan opsi layanan apa saja yang ingin diakses masyarakat. Selanjutnya, untuk Layanan Administrasi akan diberikan pilihan tambahan kantor cabang. Nantinya layanan administrasi ini akan diteruskan kepada kantor cabang pilihan. Kemudian, masyarakat akan berkomunikasi dengan administrator di masing-masing kantor cabang pilihan.

“Tak hanya inovasi yang dilakukan di tengah pandemi ini. Pemerintah juga memberikan kebijakan berupa Program Keringanan Pembayaran Tunggakan JKN (Relaksasi Tunggakan) yang diberikan hanya bagi peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan BP (Bukan Pekerja) atau dikenal masyarakat sebagai peserta mandiri serta Pekerja Penerima Upah dari Badan Usaha (PPU BU) yang usahanya terkena imbas Covid-19,” jelas Nunki.

BACA JUGA: Tok, Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibatalkan Mahkamah Agung

Relaksasi Tunggakan ini diberikan bagi peserta yang tunggakan iurannya lebih dari 6 bulan. Program ini berlaku dari bulan Juli sampai dengan Desember 2020, sedangkan untuk pelunasan tunggakan iuran diberi waktu sampai dengan tanggal 31 Desember 2021. Peserta harus mendaftar untuk mengikuti program ini melalui kanal pendaftaran yang tersedia. Bagi peserta PBPU dan BP melalui aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, dan Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Bagi peserta PPU BU, pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi E-dabu.

“Pendaftaran hanya dapat dilakukan mulai tanggal 1 sampai dengan tanggal 25 setiap bulannya. Apabila peserta memenuhi syarat dan ketentuan dan berhasil mendaftar dalam Program Relaksasi Tunggakan ini, peserta hanya membayarkan tunggakan selama 6 bulan dan 1 bulan berjalan untuk status kepesertaannya menjadi aktif. Sebelumnya, peserta harus melunasi semua tunggakan iurannya agar kepesertaannya menjadi aktif kembali,” tutup Nunki (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.