Wow, KPU Tangsel Selenggarakan Rapid Test Untuk PPDP Senilai Rp444 Juta Lebih

  • Whatsapp
Ketua kpu tangsel
Ketua KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan rapid tes bagi 2.965 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), pada Selasa (14/7/2020).

Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro mengatakan, pelaksanaan rapid tes tersebut dilakukan untuk persiapan tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih yang akan dilaksanakan mulai 15 Juli mendatang secara door to door.

Bacaan Lainnya

“Rapid tes ini dilakukan sebagai salah satu aturan yang diwajibkan kepada penyelenggara dalam kegiatan tahapan yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga, setiap tahapan dapat dilaksanakan secara aman dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2020).

Bambang menerangkan, pelaksanaan rapid tes tersebut akan dilakukan di tiga rumah sakit yakni Rumah Sakit BSD, Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro dan Rumah Sakit Sari Asih Ciputat. Tiga rumah sakit tersebut dipilih berdasarkan saran dari Dinas Kesehatan Kota Tangsel.

BACA JUGA: Berhadiah Rp11 Juta, KPU Gelar Lomba Cipta Jingle Pilkada Tangsel 2020. Berminat Ini Syaratnya!

“Untuk di RS Medika BSD meliputi PPDP dari Kecamatan Serpong, Serpong Utara dan Setu, RS Pondok Indah Bintaro meliputi PPDP di Kecamatan Pondok Aren dan RS Sari Asih Ciputat untuk mencakup PPDP di Kecamatan Pamulang, Ciputat dan Ciputat Timur. Pelaksanaan rapid tesnya dilakukan sore ini,” terang Bambang.

Lebih lanjut Bambang menuturkan, biaya rapid test untuk satu orang yakni Rp150 ribu, jika dikalikan dengan total PPDP 2.965 maka akan menghabiskan anggaran dalam sekali rapid test sebesar Rp444.750.000.

“Dana yang digunakan rapid tes tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) yang totalnya Rp3,5 miliar untuk kebutuhan penambahan tempat pemungutan suara (TPS) dan alat pelindung diri (APD) salah satunya termasuk rapid test,” papar Bambang.

 BACA JUGA: Wow, Honor PPK dan PPS Tangsel di Pilkada 2020 Naik

Nantinya, kata Bambang, pelaksanaan rapid tes tersebut akan dilakukan beberapa kali ketika akan melaksanakan kegiatan tahapan yang melibatkan kerumunan dan berinteraksi dengan masyarakat. 

“Intinya, kita ingin memastikan bahwa setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu ini benar-benar menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Selain rapid test, para petugas wajib menggunakan masker, jaga jarak, hand sanitizer, rajin mencuci tangan,” pungkasnya.(wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.