Wow, Anggaran Pilkades di Kabupaten Tangerang Capai Rp 29 Milliar

  • Whatsapp
Anggaran Pilkades
Forkompinda Kabupaten Tangerang bersama para calon Kades.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM –– Pemkab Tangerang siapkan anggaran sebesar 29 Miliyar untuk melaksanakan Pilkades Serentak 2019 di 153 desa, dari 29 Kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang, Senin (11/11/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang, Adiyat Nuryasin mengatakan, total anggaran puluhan miliyar itu terbagi dalam tiga tahap. Kata dia, tahap pertama yang sudah diserap oleh seluruh pantia pilkades sebesar Rp5 Miliyar yang bersumber dari APBD Murni, sedangkan tahap kedua sebesar Rp17 Miliyar bersumber dari APBD Perubahan pertama yang sedianya sudah bisa dicairkan oleh para panitia pilkades sejak hari ini (Senin, 11/11/2019). Sedangkan untuk tahap ketiga, sambung dia, anggarannya bersumber dari APBD Perubahan kedua sebesar Rp6,9 Miliyar.

Bacaan Lainnya

“Nanti dananya masuk ke rekening desa masing-masing, yang peruntukannya untuk bantuan pelaksanaan pilkades di desa-desa,” ungkapnya kepada Redaksi24.Com usai pelaksanaan Pembacaan Deklarasi Damai Pilkades 2019 di GSG Tigaraksa.

Ia melanjutkan, di setiap tahap pencairannya para panitia pilkades di masing-masing desa harus terlebih dahulu mengajukan proposal dilampiri dengan RAB prihal penggunaan anggaran bantuan pelaksanaan pilkades tersebut. Hanya saja, ia tak bisa merinci secara detail berapa rata-rata jumlah anggaran pilkades yang diterima oleh setiap desa.

“Jumlahnya bervariasi atau disesuaikan dengan jumlah pemilih dan panitia di masing-masing TPS,” Kata Adiyat.

BACA JUGA:

Seluruh Calon kades Kabupaten Tangerang Ikrar Damai

3.000 Personil Gabungan Siap Amankan Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang

Ia menambahkan, anggaran tersebut juga digunakan untuk membayar honorarium para panitia Pilkades di 153 Desa selama 4 bulan hingga pelaksanaan pencoblosan pada Desember mendatang. Kata dia, ada 7 orang anggota dalam susunan panitia pilkades yang menerima honorarium tersebut, dengan rincian Ketua Panitia sebesar Rp1,1juta, Wakil ketua sebesar Rp1juta, Sekretaris Rp900, dan anggota sebesar Rp800 ribu.

“Selain itu ada dana hibah yang digunakan untuk anggaran pengamanan dan sudah diterima oleh instansi terkait sejak Juli lalu, tapi jumlahnya berapa saya tidak tahu persis,” pungkasnya (RICKY/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.