Wilayah Banten Masih Didominasi Zona Oranye Penyebaran COVID-19

oleh -
wilayah,banten,andika hazrumy,zona oranye,zona kuning,covid,19
Enam dari delapan daerah di Banten kembali masuk zona oranye atau risiko sedang penyebaran COVID-19 dan dua daerah lainnya masuk zona kuning atau risiko rendah penyebaran COVID-19, yakni Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon pada Selasa (23/3/2021)/Antara.

SERANG, BANTEN, REDAKSI24.COMPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan wilayahnya masih didominasi zona oranye atau risiko sedang dalam penyebaran COVID-19.

Dari delapan kabupaten/kota, enam diantaranya yaitu Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang berada pada level sedang zona oranye.

Sementara dua wilayah yaitu Kabupaten Tangerang, dan Kota Cilegon masuk pada zona kuning risiko rendah penyebaran COVID-19.

“Beberapa daerah saat ini masuk zona kuning dan oranye. Artinya daerah-daerah tersebut sudah pada kondisi sedang dan rendah penyebaran COVID-19 di wilayah Provinsi Banten,” kata Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, di Serang, Rabu (24/3/2021).

Padahal, pada Senin (22/3/2021), wilayah Banten yang masuk level risiko sedang hanya ada empat daerah, yaitu Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Serang, dan Cilegon.

“Kemarin kan sudah hampir semuanya masuk zona kuning, tetapi kembali pada zona oranye. Kami berharap masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar terus semakin baik,” ujar Andika Hazrumy.

Menurut Andika Hazrumy, dengan kondisi yang beberapa hari lalu hampir sudah semua daerah masuk zona kuning, bukan berarti masyarakat harus longgar terhadap disiplin protokol kesehatan, tetapi harus tetap menjalankannya dengan ketat, lantaran pandemi COVID-19 belum selesai.

“Kami minta masyarakat tetap berdisiplin diri menjalankan protokol kesehatan dalam semua aktivitasnya,” imbuh Andika Hazrumy.

Andika melanjutkan, bahwa Pemprov Banten akan menyelesaikan target vaksinasi COVID-19 untuk tahap satu dan dua pada termin pertama sekitar 280 ribu sasaran hingga akhir Maret 2021. (Antara/ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.