Waspada Gelombang Tinggi, Seluruh Kawasan Wisata di Pesisir Pantai Selatan Lebak Ditutup

  • Whatsapp
Kondisi Pantai Karang Bokor, Kecamatan Bayah, Lebak.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak meminta warga yang berada di Kabupaten Lebak untuk tidak mendekati pesisir pantai Lebak bagian selatan. Pasalnya gelombang tinggi di perairan Samudera Hindia tersebut berpotensi rob di pantai tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Kaprawi mengatakan, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gelombang tinggi akan terjadi pada 24 wilayah di Indonesia, termasuk perairan laut Jawa. Gelombang tinggi tersebut diprediksi akan terjadi hingga akhir bulan Mei 2020.

Bacaan Lainnya

“Kita minta agar warga tidak mendekati pesisir pantai selatan terlebih dahulu, karena diprediksi akan terjadi gelombang tinggi selama 3 hari kedepan, ” kata Kaprawi kepada Redaksi24.com, Kamis (28/5/2020).

Ia mengatakan, gelombang tinggi tersebut meliputi Pantai Binuangeun, Panggarangan, Sukamaju, Bagedur, Cihara, Bayah, Pulau Manuk, Sawarna dan Tanjung Panto d3ngan ketinggian mencapai 2,5 hingga 3 meter.

Untuk itu, ia meminta kepada warga yang tinggal disekitar pesisir pantai agar meningkatkan kewaspadaan dan menunda segala aktivitas ke pantai. “Kita minta nelayan tidak perlu melaut dulu, jangan memaksakan, karena saat ini sedang ada gelombang tinggi, yang dapat membahayakan. Begitupula dengan warga sekitar maupun wisatawan jangan berkunjung dulu ke pesisir tersebut,” tandas Kaprawi.

Sementara itu, Ketua relawan Brigade Raksa Desa Resque Lebak, Erwin Komara mengatakan, gelombang tinggi telah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Pada pantai Binuangen, Kecamatan Malingping sendiri, gelombang tinggi telah menimbulkan rob yang merusak beberapa warung di pesisir pantai.

Saat ini, kata dia, seluruh destinasi wisata di pantai selatan ditutup. Dan Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak TNI-Polri, Balawisata, Pokdarwis dan aparat Desa setempat untuk melakukan imbauan kepada masyarakat agar menjauhi pesisir pantai.

” Kita bersama dengan seluruh pihak lainnya telah menutup semua destinasi wisata di pantai selatan. Setiap wisatawan yang datang juga kita pulangkan kembali, ” pungkasnya. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.