Warga Tangsel Keluhkan Tagihan Listrik Melonjak Hingga Capai 30 Persen Lebih

  • Whatsapp
Tagihan Listrik Melonjak
Warga keluhkan kenaikan tarif listrik.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Sejumlah warga di Kota Tangerang Selatan mengeluhkan kenaikan tarif listrik yang mencapai 30 persen lebih, dari yang biasanya hanya Rp 600 ribu menjadi Rp 900 ribu perbulan.

Seperti yang terjadi di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Warga di RT 4 / RW 11 mengaku tagihan listrik akhir-akhir ini mengalami kenaikan.”Biasanya tagihan listrik setiap bulan normalnya cuma Rp 600 ribu. Tapi sekarang, naik jadi Rp 900 ribu. Padahal pakai listrik juga sama seperti bulan-bulan sebelumnya, sebelum ada Covid-19,” katanya saat ditemui di rumahnya, Rabu (10/6/2020).

Bacaan Lainnya

Merasa ganjil dengan lonjakan tagihan listrik rumahnya, Tini mengaku, sudah mendatangi pihak PLN. Tetapi yang didapat, justru bukan solusi, justru Tini tambah bingung. Pasalnya, jawaban dari pihak PLN versi Tini, bahwa kenaikan tersebut lantaran tidak ada pemeriksaan kilometer KWH oleh petugas ke rumahnya.

“Katanya gara-gara petugas enggak ada yang periksa kilometer listrik ke rumah, jadi main tebak tagihan dan berdalih karena ada penumpukan tagihan dibulan sebelumnya. Padahal, tiap bulan ada yang kontrol ke rumah dan tagihan tiap bulan juga lancar dibayar,” ungkapnya bernada kesal.

Selain dirinya, Tini menuturkan, keluarga dan tetangganya pun mengalami kenaikan tagihan listrik. Meski begitu, dia bingung, harus mengadu ke siapa tentang kenaikan tagihan listrik tersebut. “Makanya kita bingung mau demo, demonya kemana?,” pungkasnya.

Selain Tini, kondisi yang sama dialami oleh Diana, warga Pondok Aren. Diana yang menggunakan kwh 1.300 watt. “Tau-tau tagihan naik aja. Biasanya tiap bulan cuma cuma Rp 300 ribu, tapi bulan kemarin Rp400 ribu lebih,” singkatnya saat ditemui di Situ Lengkong Wetan, Rabu (10/6/2020). (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.