Warga Serbu Pusat Pembelanjaan Rabinza, Disperindag Lebak Ngaku Kewalahan

  • Whatsapp
Pusat Pembelanjaan Rabinza Rangkasbitung
Pengunjung pusat perbelanjaan Rabinza membludak.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Pusat Pembelanjaan Rabinza di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak di serbu warga yang akan belanja berbagai kebutuhan lebaran di pusat perbelanjaan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Jumat (22/5/2020), ribuan warga memadati pusat pembelanjaan tersebut dari pagi hari. Bahkan sebelum pusat pembelanjaan itu buka, mereka sudah berkerumun menunggu di sekitar tempat perbelanjaan itu.

Bacaan Lainnya

Suneni (38) warga Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak mengaku, dirinya telah berbelanja di Supermarket yang berada di Rabinza guna memenuhi berbagai kebutuhan pokok seperti daging untuk disajikan di Hari Raya Idul Fitri nanti.

” Ya ini kan kebutuhan, jadi mau gimana lagi. Saya juga tetap menjaga jarak dan pakai masker seperti apa yang dianjurkan,” kata Suneni.

Dilain sisi, Bagus (22) warga Rangkabitung, menyayangkan sikap warga yang dinilai telah mengabaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Padahal katanya, Lebak sendiri sudah menjadi zona kuning Covid-19, setelah satu orang warganya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

” Ya, saya menyayangkan. Ditengah Pandemi ini masih banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan, seolah olah virus ini bukan apa apa. Padahal virus ini sangat berbahaya dan dapat menyebar secara masif,” kata Bagus.

Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bertindak tegas denan dengan menindak pusat pembelanjaan yang tidak mematuhi protokol kesehatan. “Harus ada langkah tegas dari Pemkab, guna menekan penyebaran virus ini. Karena ini bersangkutan dengan kesehatan orang banyak,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak, Dedi Rahmat mengatakan, pihaknya telah memberikan surat teguran kepada pihak manajemen Rabinza.

” Sudah kemarin diberikan surat teguran, pihak keamanan juga sudah standby di lokasi. Namun kami kewalahan menghadapi warga yang jumlahnya ribuan tersebut,” pungkasnya.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.