Warga Perumahan Royal Garden Lebak Stop Paksa Proyek Sutet

oleh -
Warga Perumahan Royal Garden Lebak Stop Paksa Proyek Sutet pln
Ketua RT 06/05 perumahan Royal Garden, Betta kepada wartawan mengatakan, warga menolak pendirian menara Sutet karena bentangan kabelnya akan melintasi rumah-rumah mereka.

KABUPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Warga Perumahan Royal Garden, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar aksi penyetopan paksa proyek pembangunan saluran udara tegangan tinggi (Sutet) di lingkungannya.

Ketua RT 06/05 perumahan Royal Garden, Betta kepada wartawan mengatakan, warga menolak pendirian menara Sutet karena bentangan kabelnya akan melintasi rumah-rumah mereka.

“Sebetulnya persoalan ini sudah lama, yang kami sayangkan tidak ada pemberitahuan atau sosialiasi akan ada kabel Sutet yang melintas di atas perumahan kami,” kata Betta kepada Wartawan lokasi aksi, Senin(23/08/2021).

Menurutnya, Perumahan Royal Garden memang dikelilingi kabel Sutet. Namun, kabel Sutet yang sudah ada sebelumnya tidak membentang di atas perumahan warga.

“Kabel Sutet yang akan dibangun ini melintasi di atas rumah-rumah warga, kami pastikan akan menolak walau akan diberi kompensasi berapapun,” ujarnya.

BACA JUGA: Duh Miris, Penggembala Bersama Lima Kerbaunya Tewas di Sawah

Lanjutnya, warga tidak butuh kompensasi, yang diinginkan warga menjaga anak cucu mereka dari dampak negatif akibat dari adanya radiasi Sutet yang melintas di atas rumah mereka.

“Warga kami khawatir radiasi yang ditimbulkan sutet, apalagi beberapa hari yang lalu ada kejadian warga Lebak yang tewas tersengat listrik akibat kabelnya putus,” ungkap Betta.

Sementara itu, pelaksana pembangunan pondasi menara Sutet, Nana mengaku hanya pekerja yang menjadi mitra PLN.

“Kami akan laporkan penolakan warga kepada PLN, untuk sementara kami hentikan pekerjaan ini sampai ada kesepakatan bersama,” jelas Nana.(Siberindo/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.