Warga Pandeglang Tidak Perlu Panik Saat Sirine Tsunami Meraung pada Senin Siang

  • Whatsapp
PLTU Labuan
PLTU Banten 2 Labuan Pandeglang, akan melakukan uji coba sirine tsunami.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pengelola PLTU Banten 2 Labuan telah menyebar surat pemberitahuan uji coba sirine disaster kepada sejumlah instansi di Pandeglang, khususnya di kawasan penyangga pembangkit listrik tersebut. Surat itu disebar agar masyarakat tidak panik ketika sirine disaster meraung pada Senin (5/10/2020) nanti.

Dalam surat pemberitahuan yang disebar pihak PLTU Banten 2 Labuan tertanggal 1 Oktober 2020 dengan Nomor surat 0122/150/BLBOMU/2020, berisi pemberitahuan tentang rencana uji coba sirine disaster PLTU Banten 2 Labuan.

Bacaan Lainnya

Seorang Pejabat Kehumasan Indonesia Power (IP) PLTU Banten 2 Labuan, Andi mengatakan, pihaknya akan melakukan uji coba sirine disaster (bencana) yang akan dinyalakan pada Senin nanti. Jadi, kata Andi, masyarakat nanti tidak perlu khawatir ketika sirine tiba-tiba berbunyi.

“Kami sudah menyebarkan surat pemberitahuan uji coba sirine ke sejumlah instansi. Tidak hanya itu, kami juga akan melakukan wawar ke tiap kampung yang ada di penyangga PLTU,” ungkap Andi melalui sambungan telepon, Sabtu (3/10/2020).

BACA JUGA: Puluhan Pengendara Terjaring Operasi Yustisi di Jalan Raya Pandeglang

Diakuinya, uji coba sirine tersebut dilakukan karena alat sirine itu baru dipasang. Untuk mengetahui berfungsi atau tidaknya, maka pihaknya akan melakukan pengetesan.

“Alat ini hanya sebagai penanda ketika terjadi bencama tsunami, bukan alat pendeteksi bencana. Karena ini alatnya baru dipasang, maka akan kami tes dulu,” katanya.

Saat ditanya berapa jangkauan suara sirine yang akan diuji coba itu, Andi menyebut, jangkauan suaranya mencapai 2 sampai 5 kilometer. Sebab itu, diharapkannya agar masyarakat tidak resah atau panik ketika ada suara sirine.

“Pengetesannya hari Senin nanti sekitar pukul 14:00 – 16:00 WIB. Tapi selain surat edaran yang kami layangkan ke tiap instansi, Senin paginya kami akan wawar terlebih dahulu kepada warga,” ujarnya.

Ketika ditanya lagi apakah uji coba sirine tersebut karena adanya informasi dari BMKG berkaitan dengan cuaca ekstrem saat ini. Andi kembali mengaku, bukan karena adanya informasi tersebut, akan tetapi pengetesan sirine itu karena alatnya yang baru dipasang.

“Memang sebelumnya kami mengajukan untuk penyediaan alat sirine. Tapi baru terealisasi sekarang ini, makanya kami tes dulu untuk mengetahui berfungsi atau tidaknya alat ini,” tuturnya.

Sementara Camat Pagelaran, Holil Marjuki sudah menerima surat edaran dari pihak PLTU Banten 2 Labuan, kaitan dengan pemberitahuan pengetesan sirine bencana tsunami. Ia juga menghimbau kepada warga Pagelaran, agar tidak merasa panik ketika terdengar bunyi sirine tersebut.

“Iya kami sudah menerima surat pemberitahuan tentang pengetesan sirine dari PLTU Labuan. Saya harap nanti masyarakat tetap tenang ketika mendengar suara sirine itu, karena hanya sebatas uju coba saja,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.