Warga Padarincang Serang Ancam Kepung Kementrian ESDM

  • Whatsapp
Hendra Wibowo, Kordinator aksi longmarch Masyarakat dan Mahasiswa Padarincang , Serang.

REDAKSI24.COM – Masyarakat dan mahasiswa Padarincang, Kabupaten Serang, Banten terus menyuarakan penolakan terhadap rencana proyek geothermal. Penolakan yang disuarakan sejak tahun 2017 itu, rencananya akan dilanjutkan dengan aksi longmarch ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Aksi itu untuk menolak adanya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di kawasan Gunung Prakasak, Desa Batu Kuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten.

Bacaan Lainnya

“Aksi mahasiswa didukung warga, agar kami menyampaikan aspirasi ke Kementerian ESDM dengan tuntutan mencabut izin PLTPB Padarincang,” kata Hendra Wibowo, Kordinator aksi longmarch Masyarakat dan Mahasiswa Padarincang  Serang, Rabu (4/9/2019).

Hendra, yang akrab disapa Bawel ini menambahkan, sebelum longmarch, pihaknya sudah beberapa kali juga menggelar aksi ke Pemprov Banten. “Pemprov Banten selalu beralasan itu kewenangan pusat, seakan Pemprov Banten lepas tangan,” imbuhnya.

BACA JUGA:

. Anggota DPRD Kabupaten Serang Teken Kontrak Politik dengan Mahasiswa

. Puluhan Kyai NU Serukan Perdamaian Papua di Ponpes An Nawawi Serang

. Mahasiswa Sebut Anggota DPRD Pandeglang yang Lama Gagal Fokus

Menurut Hendra, aksi longmarch akan dilakukan pada Jumat (6/9/2019) pagi dengan titik kumpul di UIN Banten. Sebelum berangkat, kata dia, mahasiswa dan masyarakat Padarincang rencananya menggelar pertemuan dengan para ulama yang juga mendukung penolakan proyek geothermal Padarincang.

Untuk diketahui, semua upaya telah dilakukan masyarakat dan mahasiswa Padarincang untuk menolak proyek geothermal. Sebelumnya pada tahun 2018, masyarakat Padarincang menggelar aksi di Pemprov Banten, Saat itu, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy memberikan sikap mengikuti keinginan masyarakat Padarincang.

“Tapi Gubernur Banten, Wahidin Halim menyatakan proyek geothermal lanjut. Ini membuat bingung masyarakat, antara gubernur dan wakilnya tidak sejalan,” tandasnya. (Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.