Warga Menes Pandeglang Upacara 17 Agustus di Jembatan Rusak

oleh -
Sejumkah pemuda Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang menggelar upacara 17 Agustus 2019 di jembatan rusak.

REDAKSI24.COM – Sejumlah warga Kampung Banjarkulon, Desa Menes,  Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih di atas jembatan rusak. Hal itu dilakukan sebagai upaya mengingatkan pihak-pihak terkait akan pentingnya infrastruktur, salah satunya jembatan, bagi aktivitas warga.

“Selain itu juga untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan, khususnya melestarikan sungai,” kata penggagas upacara 17 Agustus di atas jembatan rusak, Ahmad Munirudin, Sabtu (17/8/2019).

Dia mengatakan, gerakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di atas jembatan salah satu upaya dalam mendorong kesadaran warga terhadap kondisi lingkungan. Karena saat ini, kata dia, sungai yang dilintangi jembatan tersebut dijadikan tempat pembuangan sampah.

BACA JUGA:

Bupati Pandeglang Minta Anak Muda Tingkatkan Kualitas

. Di Pandeglang,Tuyul pun Ikut Rayakan Hari Kemerdekaan

. Pandeglang Kembali Diguncang Gempa, Warga Ngungsi ke Huntara

Selain itu, kondisi bangunan jembatan juga rusak  dan sudah puluhan tahun belum ada penanganan dari pemerintah daerah Kabupaten Pandeglang. “Upacara ini upaya mendorong kesadaran bersama, karena selain kondisi jembatannya rusak ditambah sungainya tercemar sampah,” ungkapnya.

Aktivis HMI itu juga berharap, agar ada upaya dari pemerintah dalam menangani sampah di sungai dan upaya pemberian penyadaran terhadap masyarakat. Karena di lokasi, kata dia, saat ini hanya ada papan himbauan, namun belum pernah ada sosialisasi langsung kepada warga menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berharap secepatnya ada penanganan dari pihak teekait, baik pembangunana jembatannya maupun normalisasi sungainya dari sampah,” harapnya.

Aktivis Lingkungan lainnya, Ropiansyah mengakui, upacara 17 Agutus di atas jembatan rusak sebagai edukasi penyadaran warga dalam menjaga lingkungan. “Jembatan rusak, jalan rusak merupakan salah satu cerminan dan tamparan tentang kondisi lingkungan khususnya di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Ubaedilah mengaku, belum mendapatkan informasi adanya upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang dilakukan warga di atas jembatan rusak.

“Nanti saya cari tahu dulu, kalau memang tujuan positif kenapa tidak kita apresiasi,” imbuh camat.(Samsul/Difa)