Warga Luar Kabupaten Serang Boleh Daftar Balon Kades

  • Whatsapp
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Serang,, Suhaeri.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Serang, Banten tahun 2019 sudah dimulai. Saat ini pesta demokrasi desa itu, memasuki masa pendaftaran bakal calon (Balon) Kades.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Serang, Suhaeri mengatakan, pendaftaran Balon Kades sudah dibuka sejak 10 September kemarin.

Bacaan Lainnya

“Pendaftaran Balon Kades dibuka sampai 16 September 2019. Pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 sampai 16.00 hari kerja. Para Balon Kades diberi waktu melengkapi berkas persyaratan sampai 23 september,” katanya kepada Redaksi24.com di kantor DPMPD Kabupaten Serang, Rabu (11/9/2019).

Untuk saat ini, kata Suhaeri, baru tercatat ada 5 Balon Kades yang sudah mendaftar melalui panitia Pilkades di tingkat desa. “Sudah ada yang daftar, sementara infonya baru 5 Balon dari beberapa desa,” imbuhnya.

Suhaeri mengatakan, Balon Kades yang berdomisli di luar Kabupaten Serang juga bisa mendaftar. Hanya saja, jelasnya, Balon yang bersangkutan diharuskan mengurus surat keterangan kepolisian di tingkat Polres tempatnya berdomisili.

“Untuk tes kesehatannya dilakukan di RSUD Provinsi Banten Dr Drajat Prawiranegara,” jelasnya.

Apabila tidak ada yang mencalonkan sampai bats waktu yang telah ditentukan, lanjut Suhaeri, panitia akan memperpanjang masa pendaftaran balon Kades selama 20 hari. Kemudian panitia Pilkades tingkat Kabupaten Serang akan menggelar tes tertulis dengan hasilnya diumumkan secara terbuka.

“Pencalonan juga dilakukan terbuka, usia Balon Kades minimal 25 tahun, maksimal 3 periode bagi incumbent atau petahana,” tururnya.

Namun, kata dia, jika pada masa perpanjangan tidak ada Balon yang mendaftar, lanjut Suhaeri, maka penyelengaraan Pilkades ditunda dan diundur pada tahun berikutnya, 2021.

BACA JUGA:

. AKD dan Fraksi Belum Beres, DPRD Kabupaten Serang Belum Bisa Bekerja

. Dari 600 Perusahaan di Kabupaten Serang, Cuma 30 yang Salurkan CSR

. Anggota DPRD Kabupaten Serang Teken Kontrak Politik dengan Mahasiswa

Disinggung mengenai pembiayaan, Suhaeri menyatakan, dana Pilkades serentak menggunakan APBD Kabupaten Serang. “Panitia pemilihan tingkat desa tidak boleh meminta atau menerima dana dari Balon Kades, ecuali dari APBD,” katanya.

Dia mengingatkan panitia ditingkat desa agar bersikap sportif dalam menyelenggarakan tahapan Pilkades serentak. Perangkat desa, kata dia, juga harus independen tidak boleh berpihak kepada salah satu calon Kades.

“Panitia harus memiliki rekomendasi dari camat seuai Peraturan Bupati. Pengamanan Pilkades serentak juga melibatkan TNI/Polri,” ujar Suhaeri.

Lebih jauh Suhaeri merinci,  Pilkades serentak tahun 2019 di Kabupaten Serang diikuti sebanyak 150 desa dari beberapa kecamatan. Pada Pilkades serentak tahun 2015 diikuti sebanyak 118 desa. Kemudian tahun 2017, Pilkades serentak diikuti sebanyak 33 desa.

“Total jumlah desa yang telah menggelar Pilkades sebanyak 301 dari 326 desa se Kabupaten Serang. Sisanya menunggu sisa jabatan Kades habis pada tahun 2020,” ujarnya seraya berharap Pilkades serentak tahun 2019 berlangsung jujur dan adil serta demokratis tanpa ada gejolak masyarakat.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.