Warga Lebakgedong Panik karena Menduga Terjadi Bencana Susulan

  • Whatsapp
Warga Lebakgedong
Warga Lebakgedong panik.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Warga di Kecamatan Lebakgedong, Lebak panik karena menduga akan terjadi bencana susulan. Kepanikan tersebut menyusul naiknya debit Sungai Ciberang pasca hujan deras yang mengguyur daerah tersebut selama beberapa jam pada Minggu (26/1/2020).

Tokoh Pemuda Desa Ciladauen, Kecamatan Lebakgedong, Elank menuturkan, hujan yang mengguyur Desa Ciladauen dan desa lainnya di Kecamatan Lebakgedong sejak pukul 18.50 WIB hingga pukul 23.00 WIB mengakibatkan denit air naik, hingga menghanyutkan jembatan darurat yang baru di bangun warga di Desa Ciladauen.

Bacaan Lainnya

” Air Ciberang naik, bahkan jembatan darurat warga ikut terbawa hanyut,” tutur Elank ketika dihubungi Redaksi24.com.

BACA JUGA:

TNI dan Relawan Bangun Jembatan Gantung Yang Diterjang Banjir Bandang di Desa Ciladauen

Polisi Mulai Lakukan Penyelidikan Terhadap Penambangan Emas Ilegal di TNGHS Lebak

Pemkab Lebak Verifikasi Rumah Yang Terdampak Banjir Bandang dan Longsor

Dikatakannya, selain debit air Sungai Ciberang naik, hujan tersebut mengakibatkan longsor yang menimpa kantor Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebakgedong, Sehingga warga berlarian berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.

” Ada beberapa titik yang longsor, salah satunya di kampung Cinyiru, tepatnya di kantor Desa Banjar Irigasi,” katanya.

Elang menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Lebak untuk melakukan penanganan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

” Kita sudah koordinasi dengan BPBD Lebak, dan Alhamdulillah hujan sudah mulai reda, debit air juga mulai turun dan masyarakat sudah merasa aman,” pungkasnya.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.