Warga Lebak Dihebohkan Kasus Suami Lukai Istri dan Dua Orang Anak Tirinya

oleh -

LEBAK, REDAKSI24.COM- Warga Kabupaten Lebak dihebohkan dengan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) berupa aksi penusukan yang dilakukan oleh ATT (28) terhadap istrinya Rukmini (38) dan kedua orang anak tirinya, Asih (19) dan Ruri (13) di dalam rumahnya di Kampung Kaloncing, Desa Kaduagung Tengah, Kecamatan Cibadak, Lebak, Banten.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa yang terjadi pada Jum’at (5/10/2019) sekitar pukul 18.15 WIB bermula dari cekcok mulut pasangan suami istri tersebut. Karena mendengar teriakan ibu dari dalam kamar, Asri dan Ruri yang berada di ruang tengah rumah, berusaha menghampiri untuk mengetahui apa yang terjadi.

Begitu melihat ibunya tersungkur dengan bersimbah darah, spontan Asri dan Ruri masuk ke dalam kamar untuk menolong. Namun saat itu juga kedua orang korban mendapat perlakuan yang sama dari bapak tirinya, sehingga Asri mengalami luka yang cukup serius dibagian kepala dan Ruri mengalami luka di bagian perut.

Warga sekitar yang mendengar keributan dari dalam rumah korban berusaha menghampiri. Melihat kedatangan warga, pelaku panik dan mencoba bunuh diri dengan senjata tajam yang digunakan untuk melukai istri dan kedua orang anak tirinya.

Karena keempat orang mengalami luka yang cukup serius, warga melarikannya ke Rumah Sakit Umum Daerah Adjidarmo, Lebak untuk mendapat perawatan. Kemudian kasus itu oleh warga dilaporkan ke Polsek Cibadak.

BACA JUGA:

Aktor Utama Pembunuh Bos Bakso di Cibadak, Sempat Pura-pura Turut Menjadi Korban

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran 34 Rumah Warga Baduy

Dikonfirmasi masalah tersebut, Kapolsek Cibadak, Iptu Indik mengatakan kasus itu masih dalam penyelidkkannya. “Kami masih melakukan penyelidikan apa motif dari kejadian tersebut,” kata dia.

Namun begitu katanya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal berlapis, yakni Pasal penganiayaan nomor 351 KUHP dan Pasal 80 UU no 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Yusuf/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *