Warga Labuan Pandeglang Dikagetkan Hawa Panas dari Bawah Rumah

oleh -
Hawa Panas dari Bawah Rumah warga labuan
Rumah warga Labuan, Pandeglang, Banten dipasangi garis polisi setelah diketahui mengekuarkan hawa panas dari bawah lantainya.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Salah seorang warga Kampung Nelayan, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, Maya (55) dikagetkan dengan timbulnya hawa panas dari bawa lantai rumahnya tersebut.

Hawa panas dari dalam rumah milik warga itu, hingga saat ini belum diketahui penyebab atau sumbernya. Namun saat ini, rumah warga tersebut sudah dipasangi garis polisi.

Maya (55), pemilik rumah menceritakan, mulanya hawa panas itu terasa di bagian kamar rumahnya. Kejadian itu terjadi sejak tiga bulan lalu. Namun ia tidak merasa khawatir akan hawa panas yang timbul di bawah lantai kamar rumahnya tersebut.

“Awalnya saya tidak merasa khawatir, dan saya juga tidak pernah bercerita kepada warga yang lain, terkait adanya hawa panas di bawah lantai di kamar saya. Namun sekarang hawa panas itu terasa hingga lantai depan rumah,” ungkap Maya, Jumat (17/1/2020).

Lanjut Maya, hawa panas di bawah lantai rumahnya yang sekarang terasa hingga lantai rumah bagian depan, membuatnya terkejut. Karena diketahuinya, pada saat mengepel bagian depan rumah, tiba-tiba air jadi panas, seperti hawa panas yang terjadi di bagian kamar rumahnya.

“Mulanya saya mengira hanya bagian kamar saja, namun ternyata hawa panas itu sama terasa di bawah lantai depan,” katanya.

Sekarang, Maya merasa khawatir akan terjadi sesuatu adanya hawa panas tersebut. Akhirnya ia melaporkan kejadian itu kepada keponakannya, Latif. “Setelah itu akhirnya warga hingga pihak desa juga banyak yang tahu,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Aktivis Desak Dinkes Pandeglang Tegas Terhadap Kontraktor Puskesmas Cibitung

. Paus Terdampar di Perairan Panimbang Pandeglang Akhirnya Mati

. Raki Jubaedi Akui Masih Jabat BPD Mekar Jaya Panimbang

Menurutnya, sejak timbulnya hawa panas dari bawah lantai rumahnya, tidak tercium bau aroma apapun. Namun, kata dia, setelah warga mencoba memasukan jari tangan ke salah satu lubang lantai rumahnya, tercium bau aroma gas.

“Kalau saya tidak pernah mencium bau, hanya saja kata tetangga sekitar bau gas,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Endin Fahrudin membenarkan, jika di bawah lantai salah satu rumah warganya timbul hawa panas. Kades mengaku, tingkat hawa panas yang timbul di bawah lantai rumah itu mencapai sekitar 40 sampai 50 derajat.

“Penyebab hawa panas itu belum bisa diketahui. Namun berdasarkan informasi itu baru gas. Untuk menjaga keselamatan warga, sekarang rumah yang menimbulkan hawa panas itu dipasang garis polisi,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.