Warga Kota Serang Diminta Waspada Banjir Susulan

  • Whatsapp
banjir, waspada, BPBD Kota Serang, Kota Serang, curah hujan,
Banjir melanda sejumlah kawasan Kota Serang, Banten, pada awal Desember ini.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Banjir susulan akibat guyuran hujan deras diperkirakan masih akan melanda sejumlah kawasan Kota Serang, Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, meminta warga mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan di Kota Serang, Sabtu (5/12/2020) mengakuin, banjir susulan masih berpotensi terjadi di Ibu Kota Banten, mengingat kondisi cuaca saat ini masih belum stabil.

Bacaan Lainnya

Ditambah, kata dia, dengan adanya fenomena La Nina yang menyebabkan intensitas curah hujan yang turun beberapa waktu belakangan ini sangat tinggi.

“Sesuai tupoksi, kami selalu memberikan imbauan kepada warga terkait bahaya banjir, apalagi sekarang ada fenomena La Nina yang menyebabkan curah hujan tinggi,” katanya.

BACA JUGA: Pemkot Serang Refocusing Anggaran Rp111 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Ia menuturkan, banjir yang terjadi pada Kamis (3/12/2020) lalu dengan ketinggian 2 meter, telah merendam ratusan rumah warga serta beberapa ruas jalan provinsi.

“Banjir itu menjadi perhatian kami untuk melakukan tindakan siaga bencana. Kami setiap bulan gelar alat, seperti alat pengungsian sampai alat evakuasi dan kami siap dengan potensi yang ada,” katanya.

Ia mengingatkan warga yang ada di kawasan rawan terjadinya banjir, seperti di Kecamatan Kasemen, Cipocok Jaya, Serang,  dan Kecamatan Walantaka, agar selalu waspada.

“Kecamatan yang rawan banjir itu ertama Kasemen, Cipocok Jaya, Serang dan walantaka. Jadi masyarakat harus waspada,” katanya.

Ia mengajak warga Kota Serang untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Karena salah satu penyebab banjir itu diakibatkan banyaknya tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai.

“Selama ini sungai banyak sampah, sehingga aliran air terhambat” kata Diat.(ANT/DIFA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.