Warga Daon Teko, Rajeg Keluhkan Bau Busuk Dari Kandang Ayam

  • Whatsapp
Warga Daon Teko, Rajeg
Sejumlah warga Daon Teko, Rajeg mendatangi kantor PT Kemiri Jaya Farm.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Sejumlah warga Daon Teko RT 21/05 Desa Pangarengan Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang mendatangi Kandang Ayam Petelur milik Perusahaan PT Kemiri Jaya Farm, Kamis (16/7/2020). Mereka memprotes keberadaan kandang ayam tersebut karena menjadi penyebab  bau tak sedap di lingkungan masyarakat setempat. Warga pun khawatir keberadaan kandang yang dekat dengan lingkungan perumahan warga dapat dapat menyebabkan lingkungan masyarakat menjadi tidak sehat.

Menurut Madin salah satu warga Daon Teko mengatakan keberadaan kandang ayam petelur menjadi dikeluhkan warga setempat. Sebab, sejak adanya ternak ayam petelur itu kerap menimbulkan bau busuk yang menyengat bahkan hingga radius 1 KM dari pabrik  tersebut.

Bacaan Lainnya

“Sejak keberadaan pabrik ayam tersebut yang sudah hampir 10 tahun, warga harus merasakan bau busuk setiap  hari khususnya saat panen telur ayam,” papar Madin.

BACA JUGA: Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan dan Perbudakan Bocah di Kabupaten Tangerang

Selain itu  warga juga menduga aktivitas perusahaan ternak ayam petelur tersebut juga menjadi penyebab warga kesulitan mendapatkan air. Pasalnya untuk kebutuhan airnya PT Kemiri Jaya Farm menggunakan satelit sehingga membuat sumur-sumur bor warga kering.

“Warga juga kesal karena sejak adanya perusahaan tersebut yang menggunakan satelit membuat warga kesulitan mendapatkan air,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Madin berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang khususnya Dinas Lingkungan Hidup segera melakukan tindakan kepada pihak perusahaan atas adanya keluhan warga tersebut. Pasalnya menurut Madin warga sudah sering melakukan protes namun pihak perusahaan tidak menggubrisnya.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan pihak dari PT Kemiri Jaya Farm belum bisa dimintai keterangan terkait adanya keluhan warga Daon Teko tersebut. (Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.