Warga Cigondang Pandeglang Kalang Kabut Dilanda Isu Tsunami

  • Whatsapp
tsunami pandeglang
Ilustrasi - Warga Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten dibuat panik dengan adanya isu bencana tsunami, Minggu (12/7/2020) malam.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Warga pesisir pantai Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, dibuat kalang kabut dengan adanya isu akan terjadi bencana tsunami. Warga yang panik berhamburan keluar rumah mencari tempat aman untuk menyelamatkan diri.

Isu yang berhembus pada Minggu (12/7/2020) sekitar pukul 21:30 WIB itu, juga diperkuat dengan kondisi gelombang laut di kawasan tersebut yang sedang tinggi. Sehingga gelombang tinggi semakin memicu kepanikan warga yang tinggal di pesisir pantai. Mereka khawatir tsunami benar-benar terjadi.

Bacaan Lainnya

Selain itu, warga juga masih diselimuti trauma akibat bencana tsunami yang terjadi dua tahun lalu. Sehingga ketika ada isu bakal adanya bencana tsunami, warga langsung mengungsi menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.

Kepala Desa (Kades) Cigondang, Kecamatan Labuan, Cepi mengakui, sebagian besar warganya yang berada di kawasan pesisir pantai panik ke luar rumah, karena ada informasikan bakal terjadi tsunami. Ditambah, kata dia, kondisi gelombang saat ini sedang tinggi, sehingga ketika ada isu tersebut wargapun sontak berhamburan untuk menyelamatkan diri.

BACA JUGA: Tiga Rumah Warga Pandeglang Terbakar, Empat Orang Terluka

“Orang yang mengira  ada tsunami itu sedang nongkrong di pinggir pantai. Ketika melihat gelombang tinggi, orang itu mengira akan terjadi tsunami,” ungkap Kades, Senin (13/7/2020).

Dia mengakui warganya masih diselimuti trauma pasca bencana tsunami pada tahun 2018 lalu. Sehingga ketika ada isu tsunami, warga langsung panik dan berhamburan ke luar rumah mencari dataran tinggi untuk mengevakuasi diri.

“Sekarang warga sudah tenang lagi,” imbuhnya.

Kepada Redaksi24.com Senin (13/7/2020), Kapolsek Labuan, Polres Pandeglang, Banten, Kompol Nono Hartono membenarkan adanya kepanikan warga Cigondang akibat isu bencana tsunami. Namun, kata Kapolsek, saat ini kondisi di Desa Cigondang sudah kembali normal.

“Warga yang sempat mengungsi sudah kembali lagi ke rumahnya masing-masing,” ujarnya seraya menyatakan pihaknya tidak bisa memperkarakan warga yang menyebarkan informasi bakal ada bencana tsunami.

“Sebab  warga mengira gelombang tinggi itu adalah tsunami,” tegasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.