Warga Belum Sadar Kebersihan, Ibu Kota Banten Dipenuhi TPS Liar

  • Whatsapp
DLH Kota Serang
Kepala DLH Kota Serang, Ipiyanto.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang menilai kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih rendah. Alhasil, muncul banyak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Ibu Kota Provinsi Banten itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Ipiyanto mengatakan, padahal pihaknya sudah menyediakan sebanyak 92 TPS resmi. Namun masih saja muncul TPS liar. Dari pantauan DLH didapati sebanyak 120 lokasi TPS liar dengan jadwal pengangkutan sampah berbeda dengan TPS resmi.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah menyediakan tempat, tapi perilaku masyarakat yang belum menyadari pentingnya menjaga kebersihan,” katanya kepada wartawan, Sabtu (13/6/2020).

Dari 120 titik TPS liar, kata Ipiyanto, tidak ada retribusi dalam pengangkuatan sampahnya. Meski begitu dia mengaku tetap mengangkut sampah di TPS-TPS liar tersebut. “Dari TPS liar itu termasuk di perkampungan. Retribusi dengan pengangkutan dua hal yang berbeda,” imbuhnya.

Ipiyanto mengakui dari sebanyak 92 TPS resmi, hanya 78 yang layak dipakai. Sisanya rusak, karena masyarakat tidak merespon keberadaan TPS tersebut.

“Kami sudah evaluasi, yang masih layak dan yang sudah hancur,” imbuhnya.

Untuk jadwal pengangkutan sampah di TPS liar, sambung Ipiyanto, dilakukan 2  atau 3 hari sekali. Sebab, kata dia, pengangkutan sampah di TPS liar diluar jadwal. “Kami akan fokus kepada pengangkutan sampah di TPS yang ada pinggir jalan protokol,” jelasnya.

Menurut Ipiyanto dengan bertambahnya penduduk di Ibu Kota Provinsi Banten, otomatis volume sampah pun meningkat. “Perlu ada peran masyarakat untuk mengurangi volume sampah di Kota Serang agar tidak semakin bertambah,” ungkapnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.