Wapres Berharap Regulasi Vaksin Mandiri Selesai Awal Maret

oleh -
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin.

JAKARTA, REDAKSI24.COM – Pemerintah saat ini masih menyusun regulasi tentang pelaksanaan vaksin COVID-19 secara mandiri. Regulasi tersebut diharapkan dapat selesai pada awal Maret 2021.

“Dengan begitu dapat mendorong percepatan vaksinasi kepada masyarakat,” demikian disampaikan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Wapres menyebut, saat ini sedang dibicarakan kemungkinan adanya keikutsertaan masyarakat dalam penyediaan vaksin gotong royong atau vaksin mandiri. Saat ini, kata dia, sedang disiapkan regulasinya atau aturan mainnya.

“Dengan tujuan tentu vaksin mandiri bisa mempercepat capaian target vaksinasi, tercapainya herd immunity itu,” kata Wapres.

Penyelenggaraan vaksinasi COVID-19 secara mandiri, lanjut Wapres, perlu diatur secara khusus supaya tidak mengganggu program vaksinasi gratis dari pemerintah. Wapres juga menegaskan pelaksanaan vaksin mandiri tidak akan mengurangi jatah vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat.

“Jangan sampai ini diartikan mengurangi jatah yang diberikan kepada masyarakat, (vaksin untuk) masyarakat tidak dikurangi,” katanya.

BACA JUGA: Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Banten Dimulai di Kota Serang

Wapres mengatakan rencana vaksin mandiri tersebut bertujuan untuk mempercepat semakin banyaknya masyarakat yang mendapatkan vaksin. Sehingga, kekebalan komunitas atau herd immunity di Indonesia dapat semakin cepat terwujud.

“Jadi diharapkan yang selama ini jumlahnya masih sedikit, maka minimal pada tahap kedua di April nanti sudah bisa dilakukan percepatan,” katanya.

Pemerintah terus mencari cara agar target kekebalan kelompok di Indonesia dapat tercapai sesuai target dalam satu tahun atau setara dengan jumlah penerima vaksin sebanyak satu juta pada satu hari.

“Ini dinamika yang berkembang, dan memang kami sedang mencoba mencari alternatif-alternatif untuk mempercepat tercapainya target itu,” ujarnya. (ANT/DIFA)