Wali Kota Tangerang Minta Jajarannya Tekan Lonjakan COVID-19 Untuk Tingkatkan Ekonomi

oleh -
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismamsyah- (ist)

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus COVID-19, berbagai upaya dilakukan oleh Pemda Kota (Pemkot) Tangerang. Selain mengimbau kepada masyarakat dan jajarannya agar senantiasa waspada terhadap penyakit tersebut, juga melarang pusat perbelanjaan atau mall dan Hotel menggelar perayaan Natal dan malam tahun baru.

Hal itu dilakukan, bertujuan untuk membatasi mobilisasi masyarakat  dan ancaman penyebaran COVID-19. “Jangan sampai lengah, terus lakukan skrining dan tracing. Sosialisasikan pula kepada masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Arif di setiap pertemuannya dengan seluruh Kepala OPD Pemerintah Kota Tangerang serta sejumlah pejabat eselon III secara daring maupun luring.

Apabila kondisi C0VID-19 terus terkendali, lanjut Arief yang menjabat Wali Kota Tangerang dua periode ini, tentu akan berdampak baik pada kondisi ekonomi Kota Tangerang yang pada kuartal 3 tahun 2021 ini terus menunjukkan grafik positif

“Pada kuartal 3 tahun 2021 ini, kondisi ekonomi berada di posisi – 0,2, naik jika dibanding pada kuartal III tahun 2020 yang kondisinya -6,92,” kata dia.

BACA JUGA: Hari Guru Nasional 2021, Wali Kota Tangerang Pastikan Insentif Guru Tetap Ada di Tahun Depan

Kondisi tersebut, tandas dia, harus terus didorong bersama, agar pada kuartal 1 tahun 2022 nanti semakin membaik. “Untuk mendukung kondisi tersebut,  pemerintah harus hadir, supaya iklim ekonomi Kota Tangerang terus tumbuh dan berkembang,” paparnya.

Karena itu, tegas Arief, berikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi investor maupun masyarakat, agar perekonomian terus tumbuh dan berkembang.

Salah satu cara merealisasikan keinginan itu, papar Arief, memasuki pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 yang berlaku sejak Selasa (30/11/2021) hingga Senin (13/12/2021) nanti, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melarang mal dan hotel menggelar perayaan Natal dan malam tahun baru. Tujuannya, kata dia, untuk mengantisipasi lonjakan COVID-19, (Adv)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.