Wali Kota Tangerang, Ajak Masyarakat Antisipasi Banjir Dengan Jaga Lingkungan

  • Whatsapp
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM- Guna mengantisipasi banjir seperti yang terjadi pada awal tahun 2020 lalu, Wali Kota Tangerang selalu menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan di lingkungannya.

Selain itu, Wali kota juga meminta agar masyarakat membuat biopori atau sumur resapan di pelataran-pelataran dan lahan kosong di sekitar tempat tinggalnya. “kemarin diawal tahun 2020, banjir terjadi dimana-mana, tidak terkecuali di Kota Tangerang. Karenanya saya titip yang punya sekolah, rumah dan lingkungan agar membuat biopori atau sumur resapan,” kata Wali Kota, saat hadir diacara peringatan Maulid Nabi Muhhammad SAW 1441, di Pondok Pesantren Babus Salam, Keluarahan Pabuaran Sibang, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Minggu (19/1/2020).

Bacaan Lainnya

Wali Kota juga mengingat kepada para santri dan pengurus pesantren, Allah SWT menurunkan hujan atau air, sebagai sumber kehidupan yang dapat dimanfaatkan dengan baik. Sehingga harus di simpan atau dibuatkan sumur resapan untuk menampung, karena dengan begitu, tentunya sumber mata air bawah tanah tidak mudah kering pada saat musim kemarau.

Selain itu juga, diperlukan adanya penanaman pohon di sekitar rumah. Kerena, kata Wali Kota, akar pohon dapat menyerap air hujan. Sehinga di musim kemarau, airnya bisa bermanfaat. ” kita harus sama- sama menjaga lingkungan, jangan sampai ketika kita diberikan ujian oleh Allah, hanya bisa berkeluh kesah” kata Wali kota.

BACA JUGA:

Antisipasi Cuaca Ekstrim Pemkot Tangerang Optimalkan Peran Situ

. lunya Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Dalam Menangani Banjir

Wali kota juga mengucapkan terimamkasih kepada para santri dan pengurus pesantren yang rajin menanam dan merawat pohon di lingkungan. Karena selain mampu menyerap air, tanaman tersebut sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan atau kehidupan sehari-hari.

Contohnya seperti pohon pepaya yang ditanam di depan pesantren tersebut. Para santri bisa memanfaatkan daun pepaya itu untuk dikonsomsi sebagai lalapan. ” Ya selain ekonomis, daun pepaya yang kita tanam itu juga menyehatkan bagi tubuh,” kata dia (Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.