Wali Kota Serang Laporkan Pungli di Pasar Kalodran ke Disperindag

oleh -
Pungli di Pasar Kalodran
Wali Kota Serang, Banten, Syafrudin mendatangi Kantir Disperindag untuk melaporkan Pungli di Pasar Kalodran.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM –  Wali Kota Serang, Banten, Syafrudin menyoroti persoalan pungutan liar (Pungli) yang ada di Pasar Kalodran dan kepada para Pejalan Kaki Lima (PKL) yang dipindahkan dari Stadion Maulana Yusuf ke Kepandean.

Dari persoalan itu, Syafrudin langsung menggelar inspeksi mendadak (Sidak)  ke Kantor Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi Usaha Menengah Kecil (Disperindaginkop UMK) untuk meminta keterangan.

Syafrudin mengaku menerima informasi adanya oknum yang melakukan Pungli di Pasar Kalodran dengan memungut dana Rp300.000 kepada para pedagang. Atas dasar itu, Syafrudin menginstruksikan Kepala Disperindaginkop untuk menelusuri kebenarannya.

“Pelaku (Pungli) bukan dari dinas, tapi dari luar. Nanti Pak Kadis dan jajarannya akan meneliti kebenaran pungli itu,” kata Syafrudin kepada wartawan di Kantor Disperindag UMK Kota Serang, Rabu (16/1/2020).

BACA JUGA:

. Soal Peternakan Ayam Ilegal, Dewan Persilahkan Warga Demo Wali Kota Serang

. Kota Serang Melaju ke Tingkat Nasional Lomba Kampung KB

. PKL Pasar Lama Kota Serang Bakal Dipaksa Pindah

Selain permasalahan di Pasar Kalodran, kedatangan Syafrudin ke kantor Disperindaginkop UMK juga menanyakan mengenai PKL yang dipindah dari Stadion Maulana Yususf ke Kepandean. Syafrudin menyatakan, permasalahan saat ini yaitu tentang luas kios untuk para PKL di Kepandean.

“Belum ada kesepakatan ukuran kios, ada yang minta 3×3 M, karena kios yang tersedia ada 96, sedangkan PKL ada 128 maka nanti akan diatur ulang,” tandasnya.(Adi/Difa)