Wali Kota Serang Desak Gubernur Banten Mediasi Aset

oleh -
Aset Kota Serang
Wali Kota Serang, Syafrudin.

KABUAPTEN SERANG, REDAKSI24.COM – Wali Kota Serang, Syafrudin kembali mendesak Gubernur Banten merealisasikan janjinya untuk memediasi Pemkot Serang dan Pemkab Serang dalam menyelesaikan persoalan asset. Syafrudin menyebut sampai detik ini, janji gubernur itu tak kunjung terrealisasi.

Syafrudin mengatakan Gubernur jangan hanya melempar wacana terkait persoalan asset anatra Pemkot Serang dengan Pemkab Serang. Pihaknya menunggu gubernur untuk menyelesaikan masalah asset yang hingga kini berlarut-larut.

“Kalau kami siap, kapan saja. Kami menunggu gubernur merealisasikan janjinya untuk memediasi penyelesaian aset,” katanya kepada wartawan usai Sialturahmi Wali Kota Serang dengan Muspika, Ulama serta Umaro Se-Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Senin (2/11/2019).

Ditanya soal catatan BPK RI yang menyatakan aset menjadi persoalan meski belum terlalu krusial, pihaknya mengungkapkan sesuai Undang-Undang paling lambat 5 tahun pasca pemekaran daerah, aset harus segera dikembalikan.

“Ini sudah lebih dari lima tahun, sudah melanggar aturan,” imbuhnya.

Syafrudin berharap Kabupaten Serang juga secepatnya memproses pelimpahan asset yang menjadi hak Kota Serang. “Bertahap juga tidak apa apa, yang penting jelas,” tegas Syafrudin.

Sekretaris Peradi DPC Serang, Hermawanto mengaku mendukung penyelesaian asset secara bertahap antara Kota Serang dan Pemkab Serang. Soal konsekwensi pelanggaran UU, Hermawanto mengatakan, menjadi ranahnya aparat penegak hukum.

“Yang jelas aset negara harus dicatat, bila sudah terinventarisir pada barang informasi daerah, kemudian ternyata barangnya sudah beralih, tentunya ada konsekuensi hukum, ranahnya ada pada kepolisian dan kejaksaan,” jelasnya seraya menyebut UU yang mengatur tentang aset yakni UU No 27 tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara atau daerah.(Adi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *