Wakil Wali Kota Bandung Berikan KTP Elektronik Kepada 222 Warga Binaan Lapas Perempuan Klas II Kota Bandung

oleh -
Wali Kota Bandung, Lapas Perempuan Klas II Kota Bandung, Kanwil Kemenkumham Jabar, Warga Binaan,
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana  menyerahkan secara  simbolis KTP Elektronik  (e-KTP) kepada salah seorang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Klas II Kota Bandung, Kamis (15/4/2021).

BANDUNG,REDAKSI24.COM–Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana  menyerahkan secara  simbolis KTP Elektronik  (e-KTP) kepada 222 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Klas II Kota Bandung, Kamis (15/4/2021). Perekaman e-KTP bagi warga binaan Perempuan Bandung ini dilakukan kerjasama dengan Disduk Kota Bandung.

Yana menjelaskan e-KTP adalah satu hal administrasi yang sangat penting untuk setiap warga negara tak terkecuali untuk warga binaan di Lapas kelas 2 Perempuan kota Bandung. Salah satunya untuk pemberian remisi bagi warga binaan.

“Jadi jika tidak memiliki identitas berupa e-KTP maka warga binaan tersebut  akan sulit untuk mendapatkan program serta hak-hak napi seperti remisi,” ujar Yana.

BACA JUGA: Raih Prestasi di Piala AFP Jabar, Tim Futsal Putri dan Putra Kota Bandung Dapat ‘Uang Kadeudeh’ dari Mang Oded

Terlebih menurut Yana, di dalam undang-undang Adminduk juga mengamanatkan bahwa setiap warga negara Indonesia atau warga negara asing yang telah berusia 17 tahun atau yang telah menikah atau pernah menikah wajib memiliki KTP. Maka jika tak memiliki kartu identitas tersebut maka akan kesulitan dalam mengurus berbagai administrasi.

“KTP sangat penting karena dalam mengurus berbagai administrasi KTP selalu dijadikan salah satu persyaratan,” jelas Yana.

BACA JUGA: Wakil Wali Kota Bandung Tegaskan Vaksinasi COVID-19 Tidak Hanya Untuk Melindungi Diri Sendiri

Sementara itu Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Jabar, Ngadiono Basuki mengatakan sangat mengapresiasi kerjasama yang inovatif ini karena sangat bermanfaat bagi organisasi Pemasyarakatan dan warga binaan itu sendiri. Ngadiono berharap agar program yang sama akan dilakukan di seluruh Satker yang ada di Kota Bandung sehingga data base setiap warga binaan dapat diakses lebih mudah, harapnya.

“222 e KTP warga binaan yang sudah dicetak ini merupakan wujud nyata Lapas Perempuan Bandung dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan,” tuturnya.(Rulli/Hendra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.