Wakil Ketua MPR Dukung Pertemuan Wapres Ma’ruf Amin dengan Rizieq Shihab

  • Whatsapp
Hidayat mendukung pertemuan Wapres dengan pimpinan FPI Riziq Shihab
Wakil Ketua MPR RI M. Hidayat Nur Wahid

JAKARTA, REDAKSI24.COM— Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid  mendukung rencana pertemuan Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Hidayat Nur Wahid dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu, menyatakan hal itu menanggapi gagasan pertemuan tersebut yang sebelumnya disampaikan oleh Jubir Wapres Masduki Baidhawi.

Bacaan Lainnya

“Pertemuan Wapres Ma’ruf Amin dengan Rizieq Shihab penting segera diwujudkan demi menjaga keutuhan dan kemaslahatan bangsa dan negara. Sekaligus menguatkan NKRI, agar semua potensi bangsa bisa fokus mengatasi darurat kesehatan nasional akibat pandemic COVID-19,”ujarnya.

HNW, sapaan akrab Hidayat Nur Wahid, menilai, pertemuan itu merupakan hal yang wajar tapi penting untuk segera dilaksanakan. Apalagi Wapres Ma’ruf Amin juga menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

BACA JUGA:Juru Bicara: Wapres Sambut Baik Gagasan Pertemuan dengan Rizieq Shihab

Menurut dia, MUI adalah organisasi para ulama yang berkhidmat kepada kemaslahatan umat, agar umat tidak diceraiberaikan dan dihadap-hadapkan dengan TNI. Apalagi dalam beberapa hari ke depan MUI akan melaksanakan musyawarah nasional (Munas).

“Silaturahim antara dua tokoh umat ini penting dilakukan, untuk mengokohkan ukhuwah. Juga menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan bersama-sama fokus melawan COVID-19,” tutur Hidayat.

Lebih lanjut, anggota DPR RI dari Dapil Jakarta II itu berharap pertemuan Wapres (Wapres) Ma’ruf Amin dan Rizieq Shihab bisa menjadi “husnul khatimah” (berakhir dengan kebaikan). Dengan melakukan islah dan menjaga ukhuwah.

Hidayat menambahkan mumpung Ma’ruf Amin dalam posisi sangat menentukan sebagai Wares dan Ketua Umum MUI, diharapkan dapat menjembatani dan mengatasi masalah kesalahpahaman atau adu domba antara HRS/FPI dan TNI yang sempat memanas.

Padahal, menurutnya,  selama ini kolaborasi antara FPI dan TNI telah dilakukan sangat baik, terutama saat menangani korban bencana alam di berbagai daerah di Indonesia.

“Saya dengar banyak informasi dari kader-kader PKS yang sering turun membantu korban bencana, bahwa di lapangan, para anggota/simpatisan FPI dan anggota TNI bahu-membahu, bergotong royong, membantu masyarakat korban bencana,” katanya.

Sigapnya anggota dan simpatisan FPI dalam membantu korban bencana bekerja sama dengan TNI, kata Hidayat, tentu karena hasil dari kaderisasi yang dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab (HRS).

“Sementara Habib Rizieq Shihab sendiri berkali-kali menyatakan tidak memusuhi Pemerintah juga tidak memusuhi TNI. HRS bahkan menyerukan untuk taat dan selamatkan NKRI,” katanya.

Saat ini, lanjut Hidayat, bangsa Indonesia masih menghadapi ancaman nyata dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Terakhir dikabarkan dua warga sipil asli Papua ditembak di Sinak, Kabupaten Puncak, Papua. Satu meninggal dan satu lagi terluka.

“Peristiwa itu mestinya menyadarkan kita, bahwa musuh nyata NKRI dan TNI adalah OPM kelompok separatis teroris itu. Dan ini adalah musuh yang nyata bagi bangsa dan negara Indonesia,” imbuh Hidayat.(Jay De Menes/ANTARA)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.