Wakil Ketua DPRD Banten: Kebijakan KLB Yang Dikeluarkan Pemprov Banten, Harus Melibatkan Pemkab/Pemkot

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Banten, M. Nawa Said Dimyati
Wakil Ketua DPRD Banten, M. Nawa Said Dimyati.

KOTA SERANG REDAKSI24.COM—Wakil Ketua DPRD Banten, M Nawa Said Dimyati mengapresiasi langkah cepat Gubernur Banten, dalam meningkatkan status KLB dalam menangani penyebaran pandemi virus Corona yang sudah masuk di beberapa wilayah. Namun, Pemprov juga harus memperkuat koordinasi antar masing-masing wilayah agar kebijakan ini benar-benar tidak terkesan ditangani oleh sepihak.

Menurut pria yang akrab disapa Cak Nawa ini, koordinasi tersebut sangat penting dikarenakan penangan penyebaran virus Corona ini tidak bisa dilakukan oleh hanya satu pihak saja, dalam hal ini Pemprov Banten. “Pemprov seharusnya melibatkan juga semua unsur di tingkatan bawah baik Pemerintah Kabupaten/Kota sampai Pemerintahan Desa,” kata Nawa dalam keterangan Pers, Minggu (15/03/2020).

Bacaan Lainnya

Politisi Demokrat ini mencontohkan, dalam hal meliburkan sekolah. Yang menjadi kewenangan Pemprov memang hanya SMAN/SMKN dan Skh, sementara untuk SMPN ada di Kabupaten/Kota, sedangkan untuk SDN ada di UPT. Akan tetapi, dalam menyikapi kondisi KLB Virus Corona seperti ini, Pemprov harus memberikan himbauan secara menyeluruh.

“Untuk itu, mestinya Pemprov terlebih dahulu berkordinasi dengan Pemkab/Pemkot sampai ke Pemdes, sehingga kemudian apa yang menjadi himbauan itu bisa diterapkan secara menyeluruh,” katanya.
Selain penangan dengan meliburkan sekolah, perlu juga melakukan upaya untuk pembersihan di sejumlah fasilitas umum yang berada di cakupan wilayah masing-masing.

BACA JUGA:

Gubernur Banten Tetapkan Corona sebagai Kejadian Luar Biasa

Dampak Corona, Ratusan Buruh Pabrik Sepatu di Lebak Dirumahkan

“Dari mulai Pemprov, Pemda/Pemkot sampai dengan Pemerintah Desa, agar memperhatikan kebersihan khususnya pada fasilitas umum mengingat virus Corona ini sangat cepat penyebaranya,” tegas Nawa.

Ia berharap, koordinasi ini harus cepat dilakukan untuk mempermudah penanganan dalam mencegah penyebaran yang semakin meningkat.

“Segera adakan rapat koordinasi antar semua stakeholder, ini sangat urgent. Terlebih WHO sudah memberikan surat bahwa Indonesia darurat virus Corona”, tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim telah meningkatkan status pandemi virus Corona di Provinsi Banten menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Status ini ditetapkan menyusul penyebaran wabah virus Corona yang semakin meluas. Dan meliburkan semua Sekolah yang berada di wilayah wewenang Provinsi seperti, SMA, SMK dan SKH, Sabtu (14/03/2020). (Luthfi/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.