Wah, Tujuh Balita di Bangka Terinfeksi COVID-19 Saat Lebaran

oleh -
balita, bangka, lebaran satgas covid-19 infeksi positif
Ilustrasi - Penanganan Covid-19.

BANGKA, REDAKSI24.COM – Ini bukti jika virus corona tidak mengenal usia dalam menginfeksi manusia. Buktinya, sebanyak tujuh bayi usia di bawah lima tahun atau Balita di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung terkonfirmasi positif corona virus disease (Covid-19).

Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Bangka menyebut, masih besar kemungkinan lebih banyak Balita yang terpapar virus penyesak nafas tersebut. Sejauh ini tercatat tujuh Balita di daerah itu yang terjangkit COVID-19.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Jumat (14/5/2021) mengatakan. ketujuh Balita dari 35 warga yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 itu, berdasarkan hasil tes antigen dan rantai reaksi polimerase (PCR).

Ketujuh Balita yang berasal dari Kecamatan Sungailiat dan Kecamatan Riau Silip, masing-masing inisial As (4), Asw (1,3), Mgp (4), Aps (5), Saa (3), Sf (2,10) serta Mzs (2).

“Umumnya yang bersangkutan tanpa gejala dari transmisi lokal, mereka menjalani perawatan isolasi mandiri di bawah pengawasan tim kesehatan,” jelas Boy Yandra.

BACA JUGA: China Dukung WTO Tentang Penghapusan Paten Vaksin COVID-19

Dia melarang warga positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri menerima tamu pada perayaan lebaran ataupun sebaliknya guna mencegah penambahan penyebaran kasus COVID-19.

“Bagi warga yang diketahui positif COVID-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri jangan menerima tamu atau bersilaturahim ke tempat lain,” imbaunya.

Sampai dengan Kamis (13/5/2021) total kasus COVID-19 di Kabupaten Bangka mencapai 3.333 kasus, 2.928 pasien dinyatakan sembuh serta 55 orang meninggal dunia dengan 350 kasus aktif.

“Sebanyak 350 orang kasus aktif saat ini menjalani isolasi dan karantina di tempat yang disediakan pemerintah daerah, 227 menjalani isolasi mandiri serta delapan orang menjalani perawatan di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro,” jelasnya.

Boy Yandra mengatakan setiap harinya ditemukan angka kasus yang cukup tinggi meskipun diketahui terdapat pasien yang sembuh setelah menjalani perawatan kesehatan secara intensif.

“Saya ingatkan seluruh lapisan masyarakat tetap meningkatkan penerapan protokol kesehatan karena kasus sebaran virus masih terjadi dengan lonjakan cukup banyak yang merata hampir di seluruh kecamatan,” ujarnya.(ANT/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.