Wah, Peresmian Huntap di Labuan Pandeglang Abaikan Protokol Kesehatan Covid-19

oleh -
huntap, protokol kesehatan, bupati pandeglang, kerumunan, covid-19, BNPB,
Kerumunan warga pada peresmian Huntap di Kecamatan Labuan, Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan jajarannya bersama pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, memresmikan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada 2018 lalu. Namun dalam peresmian itu terjadi kerumunan warga di tengah pandemi Covid-19.

Pantauan Redaksi24.com di kawasan Huntap Kampung Sepen, Desa Banyumekar, Kecamatan Labuan, Pandeglang, warga penghuni Huntap nampak membludak memenuhi tempat acara peresmian, sehingga terjadi kerumunan.

Kerumunan itu tidak hanya di dalam area tenda panggung yang menjadi tempat peresmian huntap, akan tetapi di sekitaran tenda juga warga nampak berkerumun. Bahkan anak kecil pun nampak ikut berkerumun, menyaksikan jalannya peresmian itu.

Terlihat, dalam kerumunan itu ada warga yang menggunakan masker dan ada juga yang tidak memakai masker. Namun meski sebagian warga itu menggunakan masker, tapi kondisi warga yang menyaksikan peresmian huntap tetap berkerumun, sehingga penerapan protokol kesehatan covid-19 ter;ihat nampak minim di lokasi kegiatan.

BACA JUGA: Sejumlah Wilayah di Pandeglang Kembali Dilanda Banjir dan Longsor 

Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyebut, kerumunan terjadi karena warga ingin melihat pejabat BNPB, Rifai yang telah membantu membangunkan Huntap.

“Maklum ini syukuran, makanya tadi juga tidak lama-lama, yang datang ini adalah Satgas (pejabat BNPB). Warga ingin lihat Pak Rifai  yang ngabantuan urang (membantu kita) sampe boga imah (Huntap) sakitu mewahna (sampai punya rumah segitu mewahnya),” ungkap Irna usai meresmikan Huntap di Kecamatan Labuan, Selasa (22/12/2020).

Sementara, juru bicara tim Satgas penanggulangan covid-19 Pandeglang, dr Achmad Sulaeman mengakui, telah terjadi kerumunan dalam peresmian huntap tersebut. Kata dia, untuk sebagian warga sudah dihimbau untuk menggunakan masker, namun masih banyak warga yang mengabaikan. Ia mengakuo, mengaku minim sosialisasi penerapan prokes.

“Sudah kami himbau untuk menggunakan masker. Tapi yang sebelah sana kurang, tapi lumayan tidak terlalu berkerumun,” imbuhnya.

Saat ditanya apakah akan ada tindakan penanggulangan covid-19 dengan cara tes swab massal pasca adanya kerumunan dalam peresmian Huntap tersebut? Ia mengaku, ini termasuk sasaran, karena mulai Senin nanti pihak Puskesmas Labuan akan melakukan tes swab terhadap warga.

“Seluruh penghuni Huntap ini memang salah satu sasaran pemeriksaan swab. Nanti hari Senin depan pihak Puskesmas Labuan akan melakukan tes swab,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)