Wah, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang Meningkat

  • Whatsapp
update PDP covid-19 Kabupaten Tangerang
update PDP covid-19 Kabupaten Tangerang/Redaksi24.com

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang meningkat cukup signifikan. Berdasarkan data dari laman resmi infocorona.bantenprov.go.id per 24 Maret 2020, terkonfirmasi terjadi penambahan jumlah pasien sebanyak 2 orang. Dengan begitu jumlahnya kini bertambah menjadi 16 orang dengan 1 orang dinyatakan sembuh.

Sementara itu, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) corona di Kabupaten Tangerang saat ini jumlahnya mencapai 162 orang dengan 51 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya 36 orang dengan 5 orang sudah dinyatakan sembuh.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Tangerang,  dr Hendra Tarmizi saat dikonfirmasi membenarkan penambahan pasien positif corona tersebut.

Kata dia, dalam lima hari terakhir jumlah pasien positif Covid-19 termasuk jumlah ODP dan PDP di Kabupaten Tangerang mengalami peningkatan cukup drastis. “Kalau dibandingkan dengan jumlah sebelumnya memang ada peningkatan baik yang positif maupun ODP dan PDP,” aku Hendra kepada Redaksi24.com, Rabu (25/3/2020).

Hendra menambahkan, jika peningkatan sebaran Covid-19 tersebut diantaranya terjadi di Kecamatan Kelapa Dua, Pagedangan, dan Legok.

BACA JUGA:

. Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang Meningkat, Sekolah Diliburkan Sampai Habis Lebaran!

. Tangkal Covid-19, Markas Jurnalis di Kabupaten Tangerang Disemprot Disinfektan

Sementara itu,  Sopianah, warga Pagedangan mempertanyakan langkah Pemkab Tangerang dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di daerahnya. Ibu rumah tangga ini mengaku belum melihat adanya upaya yang konfrehensif dari Pemkab Tangerang dalam mencegah meluasnya Covid-19.

Padahal, kata dia, Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar sudah menetapkan status tanggap bencana Covid-19. Namun, menurutnya, belum ada tindakan yang nyata dari pihak-pihak terkait di Pemkab Tangerang atas penetapan status tanggap bencana itu.

Kota Tangerang, Kota Tangsel, dan daerah lainnya di Banten, menurut dia, sudah melakukan upaya pencegahan dengan melakukan gerakan pembersihan massal, demikian juga informasinya bisa lebih mudah diakses, diupdate warga setiap hari.

Begitu juga, kata dia, warganya bisa mengetahui bagaimana yang harus dilakukan dan rumah sakit mana yang dituju bila mengalami gejala covid-19, atau juga warga bisa mengetahui sampai dimana sebarannya, berapa ODP atau PDP atau yang telah dinyatakan positif covid-19.

“Kota Tangerang bahkan sudah bikin bilik disinfektan. Nah di Kabupaten Tangerang, kita harus tanya kemana, harus ke rumah sakit mana, puskesmas mana kalau mengalami gejala, berapa jumlah ODP. PDP, atau yang positif, ini kan belum ada arahan, belum ada informasi, belum ada call center khusus,” katanya.

Kalaupun ada upaya pencegahan dengan cara penyemprotan cairan disinfektan, khususnya di lingkungan perumahannya, menurut Sopianah, itu karena inisiatif warga, yang dibantu anggota TNI dan Polri.

“Pemkab Tangerang harusnya bisa lebih sigap dalam menenangkan warganya yang semakin resah dengan penyebaran corona. Terlebih bagi warga di Kelapa Dua, Pagedangan, Cisauk, Legok yang disebut-sebut paling tinggi kasus coronanya,” harapnya.(Ricky/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 Komentar

  1. Untuk pemkab tangerang khususnya desa selembaran jaya kampung cilampe indah Rt 001 Rw 03 kecamaran kosambi kabupaten tangerang mohon agar 2 warga yg di duga kùat positif terkena virus corona covid 19 agar di karantina sampai benar benar sembuh agar tidak meñular dan meresahkan serta meñgganggu ketentraman warga di sekitarnya..sekali lagi kami mohon agar pemekab tangerang cepat turun tangan..terima kasih