Wah, Kasus Positif COVID-19 di Kabupaten Tangerang Bertambah

oleh -
Petugas Dinas Kesehatan melakukan tes swab kepada warga RW 28, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tangerang, Banten, dalam sepekan ini jumlahnya bertambah sebanyak 108 orang. Dengan begitu, jumlah kasus virus mematikan di Kabupaten Tangerang hingga kini seluruhnya menjadi 10.268 orang.

Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang, Hery Heryanto di Kabupaten Tangerang, Senin (3/5/2021) mengatakan, tambahan kasus baru Covid-19 berasal dari kluster munggahan (makan bersama) yang dilakukan sejumlah warga Perumahan Dasana Indah RW 28, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua pada pekan lalu.

Kemudian, untuk rincian penambahan dari wilayah lainnya di antaranya Kecamatan Curug sebanyak 42 orang, Kecamatan Pasarkemis 25 orang, Kecamatan Sepatan 15 orang, Kecamatan Tigaraksa 10 orang, Kecamatan Balaraja 9 orang.

Selanjutnya, dari Kecamatan Rajeg 8 orang, Kecamatan Cikupa 6 orang, Kecamatan Legok 5 orang dan disusul Kecamatan Cisauk, Kosambi dan Teluknaga masing-masingnya 4 orang.

“Dari 29 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang, terhitung di Kecamatan Cisoka dan Pagedangan masing-masing 3 orang. Kemudian di Sepatan Timur 2 orang, Kecamatan Kronjo, Panongan, Sukadiri masing-masing satu kasus. Untuk kecamatan lainnya belum ada,” katanya.

BACA JUGA: Bupati Tangerang: Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Lebaran

Ia mengungkapkan, dalam periode yang sama jumlah pasien sembuh COVID-19 per pekan terakhir ini juga mengalami kenaikan yaitu 97 orang, sehingga jumlah total sebanyak 9.789 orang.

Sedangkan untuk kasus positif COVID-19 yang meninggal dunia bertambah tiga orang dengan total jumlah keseluruhan yaitu sebanyak 223 orang.

“Kalau untuk pasien isolasi jumlahnya saat ini ada 157 orang, dan pasien yang menjalani perawatan 99 orang,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, kata Hery, saat ini terus berupaya untuk menekan angka kasus Covid-19 dengan mengajak masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu, pihaknya juga akan mengoptimalkan kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang dilakukan Satgas COVID-19 di tingkat kecamatan dan desa.

“Dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19 kami akan mengoptimalkan PPKM berskala mikro, serta peningkatan pengawasan dari Satgas Covid-19,” katanya.(ANT/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.