Wah, Camat Cigeulis Minta Warga Doakan Petahana Menang Pilkada Pandeglang

  • Whatsapp
Pilkada Pandeglang
Ilustrasi - Pilkada serentak 2020.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Camat Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, Subro Mulisi, meminta doa kepada warganya untuk kesuksesan Bupati Pandeglang, Irna Narulita yang maju lagi dalam Pilkada Desember 2020 mendatang. Permohonan doa tersebut disampaikan camat pada acara pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Taruma Negara, Senin (10/8/2020).

Video sambutan Camat Cigeulis, yang meminta doa kepada warga penerima BLT dalam acara pembagian BLT Dana Desa, beredar di media sosial (Medsos). Video yang berdurasi sekitar 1 menit 15 detik itu, menanyangkan Subro Mulisi selaku Camat Cigeulis meminta doa kepada warga agar Irna menang lagi dalam Pilkada 2020.

Bacaan Lainnya

(Lamun Ibu Irna nyalon bupati deui, ibu-ibu setuju teu), kalau Bupati Irna Narulita nyalon lagi sebagai Bupati Pandeglang, para ibu-ibu setuju tidak?” ungkap Camat dalam ideo itu.

Lanjut Camat dalam isi videonya, (Ibu Irna eta istri apa pameget) Ibu Irna itu wanita atau laki-laki?” tanya Camat kepada warga. (Ibu-Ibu) jawab warga dalam video itu. (Bungah hente, bangga hente boga pemimpin siga Bu Irna), senang tidak, bangga tidak punya pemimpin seperti Bu Irna. (Lamun bupati nyalon deui didukung moal), kalau Ibu Irna nyalon lagi didukung tidak? tanya camat lagi kepada warga, wargapun menjawab lagi (didukung).

“Piraku pemimpin awewe, ibu-ibu teu ngadukung asana mahiwal amat (masa pemimpinnya perempuan ibu-ibu tidak mendukung, rasanya tidak sesuai),” kata camat.

BACA JUGA: Meski Menerbitkan SK, Gerindra Belum Tentu Usung Toni Mukson di Pilkada Pandeglang

Pada akhir sambutan, Camat Cigeulis juga menyatakan, tanggal 9 Desember nanti Pemilihan Bupati, maka beliau (Irna Narulita) akan mencalonkan lagi. “Beliau punya rencana mau nyalon bupati lagi, maka saya minta doanya supaya sukses,” ucapnya.

Camat Cigeulis itupun mengaku, dalam acara itu pihaknya tidak berkampanye, hanya sebatas ucapan permintaan doa, dan hal itu juga bentuk memberikan informasi kepada warga tanggal 9 Desember akan dilaksanakan pemungutan suara Pilkada Pandeglang.

“Pada sambutan itu karena yang hadir kaum perempuan, maka saya hanya ingin mengangkat derajat kaum perempun. Itu juga bentuknya bukan untuk dukungan pilihan, hanya sebatas memberikan informasi kepada warga,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, seorang komisioner Bawaslu Pandeglang, Karsono mengaku sudah mengetahui terkait video Camat Cigeulis yang beredar di Medsos. Pihaknya juga langsung turun ke lapangan untuk memperdalam informasi tersebut.

Jika menelaah dari isi video tersebut, menurut Karsono, memang ada ketidaknetralan seoramg ASN dalam Pilkada Pandeglang. “Memang kalau melihat isi dari video itu, camat itu sudah tidak netral dalam kontek Pilkada. Namun saya tidak bisa menyatakan itu sebuah kampanye, karena tahapan kampanye belum dilakukan,” ujarnya.

Saat ini, tambah dia, pihaknya melakukan pendalaman terhadap informasi tersebut, jika memang benar camat itu menyalahi aturan, pihaknya akan melakukan penindakan lebih lanjut.

“Hari ini kami langsung turun ke lokasi, untuk meminta keterangan dari saksi-saksi yang hadir dalam acara itu (pembagian BLT),” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.