Wah, Bantuan UMKM di Kota Serang Disunat Oknum

  • Whatsapp
bantuan UMKM
Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Kalangan DPRD Kota Serang meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan pemotongan dana bantuan permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp200.000 hingga Rp400.000 dari total Rp2,4 juta.

Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi kepada wartawan Rabu (28/10/2020) mengatakan, pemotongan dana tersebut diketahui setelah pihaknya mendapat laporan pengaduan dari masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Saya minta agar oknum pemotong bantuan UMKM ditelusuri dan lacak. Saya siap pasang badan untuk menindaklanjuti dan proses secara hukum,” kata Budi.

Ia mengungkapkan, dari laporan yang diterima, pemotongan itu dilakukan beberapa oknum di semua kecamatan yang ada di Kota Serang.

“Yang dipotong ada Rp200.000, ada Rp400.000 di semua kecamatan beda-beda dari jumlah Rp2,4 juta per orang,” katanya.

BACA JUGA: Catat Nih, Mulai 2021 Dinsos Banten Gulirkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

Budi mengimbau warga Kota Serang atau para pelaku UMKM yang sudah mencairkan dana bantuan itu, dan kemudian merasa ada pemotongan dari oknum tersebut disarankan untuk segera melaporkan kepada DPRD.

“Kalau ada warga yang sudah mencairkan bantuan itu dan merasa dipotong, silahkan buat surat pernyataan untuk dibawa ke DPRD,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop) UMKM Kota Serang, Ahmad Zubaidillah mengaku pihaknya belum menerima laporan adanya dugaan pemotongan bantuan untuk UMKM tersebut.

“Sampai saat ini kami belum menerima laporan mengenai adanya pemotongan bantuan itu. Kalaupun itu ada, saya pastikan dari Disperindakop tidak terlibat,” katanya.

Ia juga menuturkan jika hal itu benar dan dilakukan oknum dinasnya, warga dipersilakan untuk langsung melaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Jika itu dilakukan orang Disperindakop maupun di luar itu. sangat tidak diperbolehkan. Nanti kalau terbukti akan diberi sanksi,” tegasnya.

Seperti diketahui, Kementerian Koperasi dan UMKM memberikan bantuan permodalan sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

Kemudian, dilaporkan juga sebanyak 5,6 juta pelaku UMKM telah menerima bantuan tersebut di semua wilayah dengan total Rp13,4 triliun.(ANT/DIFA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.