Wagub Banten Sebut Penanganan Covid-19 Gunakan Pola Gotong Royong

  • Whatsapp
wagub banten
Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Dalam menangani Covid-19 di Provinsi Banten, pemerintah pusat ikut membantu dalam memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat terdampak Covid-19. Bantuan itu di luar sasaran yang telah ditetapkan Pemprov Banten dan masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Banten.

Ada sembilan jenis bantuan yang diberikan pemerintah pusat yang bersumber dari APBN, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 286.861 keluarga penerima manfaat (KPM), Kartu sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 585.587 KPM.

Bacaan Lainnya

Kemudian, Bantuan sembako untuk guru ngaji Kemenag untuk 1.250 orang, Bantuan sembako Presiden untuk 117.619 KPM, Bantuan dana desa diperuntukan bagi 177.045 KPM dan Kartu pra kerja untuk 26.118 orang.

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy mengatakan, ditengah wabah Pandemi Covid-19, tuntutan Pemprov Banten agar mampu tanggap dan cepat dalam merealisasikan program bantuan yang dijanjikan itu begitu besar.

Saat ini Pemprov Banten tetap memprioritaskan penanganan kesehatan dan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid- 19 serta penanganan dampak ekonomi. “Ini yang sedang kami prioritaskan. Kami berupaya menerapkan pola gotong royong dalam penanganan covid-19,” katanya, Jumat (22/5/2020).

Andika berharap, kebijakan pemerintah pusat juga dapat dirasakan masyarakat terdampak Covid-19 yang berada di wilayah PSBB di Tangerang Raya, yang memaksa 19 pusat perbelanjaan atau supermarket dan mal menghentikan aktivitasnya.

Hal itu juga berdampak pada dirumahkannya para karyawan yang mencapai 30.054 orang. “Semoga ini menjadi tolak ukur kebijakan pemerintah pusat,” katanya.

Pemprov Banten, kata Andika, sudah mengalokasikan anggaran untuk bantuan Jaminan Pengaman Sosial (JPS) yang rencananya akan disalurkan kepada 670 ribu KK. Para penerima akan mendapat bantuan sebesar 500 ribu perbulan selama dua bulan, dan dicadangkan satu bulan sehingga totalnya tiga bulan. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.