Waduh, UMK Lebak Tahun 2021 Ini Tidak Naik

  • Whatsapp
Ilustrasi

KABUAPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Pandemi Covid-19 yang berlangsung secara berkepanjangan telah menyebabkan  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lebak dan Dewan pengupahan mengambil keputusan sulit, yakni tidak menaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Lebak pada tahun 2021 nanti.

Kepala Disnakertrans Lebak Tajudin Yamin mengatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat Disnakertrans Lebak dengan dewan pengupahan yang digelar di Aula Kantor Disnakertrans Lebak, Rangkasbitung pada Kamis 5 November 2020 lalu. Katanya, dengan tidak adanya kenaikan, UMK Lebak tahun 2021 tetap memakai standar UMK Lebak pada tahun 2020 yakni sebesar Rp 2.710.654.

Bacaan Lainnya

“Menimbang masa pandemi Covid – 19 yang sampai saat ini belum berakhir, dan memperhatikan surat edaran Menaker no 4 tahun 2020 tentang penetapan upah tahun 2021 pada masa pandemi Covid- 19 dan memerhatikan surat keputusan Gubernur Banten no 561 tentang penetapan upah minimum Provinsi Banten tahun 2021. Maka, UMK Lebak tidak mengalami kenaikan,” kata Tajudin kepada wartawan, Minggu (8/11/2020).

Kata Tajudin, tidak adanya kenaikan UMK disebabkan masa Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan sehingga menyebabkan adanya keterlambatan investasi dan terjadi efisiensi jumlah pekerja. Lanjutnya, pandemi itu sendiri telah, mengakibatkan 902 pekerja yang dirumahkan oleh 10 perusahaan. 

BACA JUGA: APINDO Tidak Naikkan UMK, Buruh Lebak Akan Sengsara

Ia menambahkan, keputusan tersebut juga akan disampaikan ke Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya untuk disetujui sebelum diserahkan kepada Gubernur Banten. 

“Setelah disetujui Bupati, baru akan kita serahkan ke Gubernur, setelah itu baru disosialisasikan ke masyarakat. Mudah-mudah besaran UMK Lebak ini sama sama menguntungkan buruh dan perusahaan di masa Covid- 19 ini. Sehingga produktivitas perusahaan juga ikut meningkat,” tambahnya.

BACA JUGA: Wabub Harap Adanya Kemitraan Antara Perusahaan Besar dan UMKM di Lebak

Sementara itu, Ketua DPC SPN Lebak Sidik Uen menilai besaran UMK tahun 2021 yang tidak mengalami kenaikan merugikan kaum buruh karena sebenarnya pengusaha di Lebak masih bisa membayar UMK lebih dari UMK.

“Usulan kami itu yang penting mengalami kenaikan dari UMK tahun 2020. Tapi mau gimana lagi karena sudah disepakati ya kita ikuti pemerintah saja. Terpenting kita sudah maksimal agar bisa naik. Kami berharap saat pembahasan di Pemprov nanti besaran UMK ini masih bisa berubah,” harapnya. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.