Waduh, Masyarakat Yang Tak Bermasker di Panongan Dimasukkan ke Dalam Mobil Jenazah

  • Whatsapp
Jenazah
Warga tak bermasker dimasukkan ke mobil jenazah.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Lebih dari 20 orang pengguna jalan di Jalan Raya Boulevard Citra Raya Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, yang kedapatan berkerumun dan tak bermasker dijatuhi sanksi berupa hukuman masuk dalam mobil jenazah. 

Hukuman tersebut diberikan oleh TIm gabungan, Pemkab Tangerang, TNI dan POLRI pada Operasi Yustisi, di Citra Raya, pada Kamis (17/9/2020).

Bacaan Lainnya

Camat Panongan Rudi Lesmana mengatakan, untuk warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19 pihaknya memberikan efek jera dengan memasukkan mereka ke dalam mobil jenazah. 

“Untuk memberikan efek jera kita masukkan mereka yang tidak memakai masker ke mobil jenazah, dan di dalam sana diberikan nasehat dari seorang Kyai atau Ustadz kurang lebih selama 2 sampai 5 menit,” kata Camat Rudi.

BACA JUGA: Badut Turun Tangan Bagikan 1000 Masker dan Hand Sanitizer di Desa Tapos

Rudi menjelaskan, pihaknya bersama TNI Polri melakukan operasi yustisi di tiga titik yakni Pos 1 dengan sasaran warga yang berasal dari daerah Cikupa, Pos 2 warga yang akan masuk ke Panongan melewati wilayah Curug, dan Pos 3 wilayah yang akan masuk di Panongan dan Curug dan Cikupa.

“Kami harapkan dengan hukuman ini bisa memberikan efek jera terhadap masyarakat yang membandel dan nantinya mereka bisa terus mematuhi anjuran memakai masker,” ungkapnya 

Sementara, Lurah Mekarbakti Panongan Mansur menambahkan, operasi yustisi tersebut menyasar masyarakat yang membandel terutama mereka yang acuh terhadap penggunaan masker saat keluar rumah. 

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Semakin Bertambah, Pemkab Tangerang Akan Perketat Lagi PSBB

Selain dimasukan ke dalam mobil jenazah, sambung Mansur, mereka yang melanggar protokol kesehatan itu juga diberikan sanksi sosial seperti membaca Pancasila hingga tindakan fisik berupa push-up. 

“Masyarakat kita hukum dengan tiga pilihan apabila mereka tidak memakai masker namun masih membawa KTP mereka berhak memilih hukuman seperti push-up atau membaca Pancasila tetapi apabila mereka tidak memakai masker dan tidak membawa KTP maka mereka akan dimasukkan ke dalam mobil jenazah,” tandasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.