Waduh, Anggaran Belanja Pembangunan Pemkot Tangerang Hingga November 2021 Baru Terserap 49,60 Persen

oleh -
Wali kota Tangerang, Arief R Wismansyah- (ist)

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM- Serapan Anggaran Belanja Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, sampai November tahun 2021 ini baru terealisasi sebesar 49,60 persen. Hal tersebut terlihat dari situs Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA), yang merupakan bagian dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di https://monev.lkpp.go.id/.

Di situs tersebut tercatat anggaran Pemkot Tangerang untuk belanja langsung dan belanja tidak langsung sebesar Rp4 Triliun. Pemkot Tangerang sendiri di tahun ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), belanja daerah sebesar Rp4,3 Triliun. 

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menjelaskan bahwa serapan anggaran baru mencapai 49,60 persen karena masih banyaknya progres pembangunan yang belum selesai.

“Contoh pembangunan jalan, kantor, infrastruktur itu kan masih on going proces, tapi Insya Allah optimis sampai akhir tahun,” jelasnya, Jumat, (29/10/2021). 

BACA JUGA: Pemkot Tangerang Diminta Optimalkan Serapan Anggaran Untuk Pembangunan

Arief mengatakan bahwa Pemkot Tangerang sangat optimis mengejar anggaran yang belum terserap. “Kita optimis selesai karena banyak kegiatan yang sudah berjalan tapi belum diserap,” ujarnya.

Menurut situs tersebut rencana paket pengadaan barang dan jasa Pemkot Tangerang di 2021 ini mencapai 4.511. Itu terdiri dari dari 2.943 paket barang, 113 paket konstruksi dan 404 paket jasa konsultasi. Kemudian, 1.052 jasa lainnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Turidi Susanto mengungkapkan sisa anggaran yang belum terserap hanya tinggal menunggu waktu, karena banyak progres pekerjaan yang belum tuntas.

“Ini kan anggaran perubahan di akhir November dan di pertengahan Desember. SedangKan APBD perubahan terjadi di bulan Oktober, November dan Desember,” ungkapnya.

Lebih jauh Turidi menambahkan APBD Kota Tangerang dapat terserap hingga 85 persen. “Kalau saya lihat progres pergerakan sudah mencapai 85, sekitar bulan November-Desember nanti pasti semuanya akan terserap,” kata dia. (Candra/Aan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.