Wadaw, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Ini Diduga Tilep uang Rekannya Rp5,6 Miliar

oleh -
Wadaw, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Ini Diduga Tilep uang Rekannya Rp5,6 Miliar
Ilustrasi/Ist.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM– SA salah seorang anggota DPRD Kabupaten Tangerang diduga menilep uang rekannya RD, sebesar Rp5,6 miliar yang tersimpan di rekening Bank BJB. Hal tersebut dilakukan SA saat dirinya masih menjadi sopir bank plat merah tersebut dengan mengambil uang tabungan tanpa surat kuasa apapun saat hendak mencalonkan diri menjadi DPRD Kabupaten Tangerang.

RD mengatakan, peristiwa itu bermula dirinya memindahkan uang dari tabungan Bank BCA ke BJB dan rencananya pun akan di deposito. Setelah itu RD diajak berbisnis bersama lurah-lurah di Kabupaten Tangerang oleh SA.

“Saat itu saya diajak berbisnis dengan beliau (SA). Setelah itu beliau mengiming-imingi saya sebagai gantinya itu proyek atau fee semacamnya dan saya itu tidak mau,” ujarnya saat dijumpai di Kota Tangerang bersama kuasa hukum, Senin (21/6/2021). 

BACA JUGA:Kelanjutan Proses Penyerahan PSU Komplek Mutiara Garuda Teluknaga Belum Jelas, DPRD Bakal Panggil kembali Dinas Perkim dan Pengembang 

Kemudian, dari situlah petaka dimulai dengan tanpa sepengetahuan RD, SA kemudian diduga menguras uang miliknya pada jenis tabungan tandamata sebesar Rp5,6 miliar dalam lima kali penarikan. Penarikan pertama dilakukan 7 September 2018 dengan nilai Rp2 miliar.

BACA JUGA: JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Mafia Tanah di Pinang Tangerang

Lalu pada 10 September 2018 terduga pembobol kembali melakukan penarikan Rp1 miliar. Berlanjut di 12 September 2018 dilakukan lagi penarikan senilai Rp600 juta, dan 13 dan 24 September 2018 dilakukan penarikan masing-masing Rp1 miliar.

BACA JUGA: Melalui BJB, 9.859 Warga Kabupaten Tangerang Terima Bansos Covid-19 Dari Provinsi Banten 

“Saya secara pribadi tidak pernah memberikan bentuk dokumen ke beliau. Seperti surat kuasa, buku tabungan, kartu ATM dan KTP itu pun saya tidak sama sekali menandatangani dan memberikan dokumen kepada dia,” katanya. 

RD menyebutkan, saat proses penarikan tersebut pun dirinya tidak menerima pemberitahuan dari BJB KCP Citra Raya itu. Bahkan, dirinya baru mengetahui adanya penarikan setelah uang tabungan miliknya tersebut habis terkuras senilai Rp5,6 miliar. 

“Tidak ada sama sekali pemberitahuan dari pihak bank saat penarikan itu terjadi. Bahkan saya baru diberi pemberitahuan itu setelah uang saya di tabungan habis Rp5,6 miliar. Setelah itu saya langsung mengecek transaksi dengan melihat mutasi rekening. Dan benar,” ucapnya. 

RD menambahkan, dirinya menduga SAyang telah menarik uangnya tersebut. Dengan inisiatif secara persuasif, RD pun menghubungi SA untuk mengembalikan uangnya itu. Namun, hanya dijanjikan saja dan hingga detik ini SA tidak ada respon. 

Sementara itu, Kuasa Hukum RD, Haris mengatakan, atas peristiwa tersebut diduga kuat ada keterlibatan dari orang dalam KCP BJB Citra Raya terlibat dalam pengurasan uang senilai Rp5,6 miliar itu. 

“Mana bisa seorang sopir melakukan hal itu. Diduga kuat ada pihak oknum pegawai BJB dan pimpinan BJB yang ikut terlibat dalam pencairan uang sebesar Rp 5,6 miliar yang dilakukan oleh saudara SA,” ucapnya ditempat yang sama. 

Atas kejadian ini Haris mengaku, pihaknya telah melayangkan somasi pertama kepada Pimpinan KCP BJB Citra Raya pada Senin, 7 Juni 2021 namun tidak ada jawaban. Kemudian pihaknya pun melayangkan somasi lagi pada Rabu, 16 Juni 2021 kemarin. 

Apabila tidak ada itikad baik dari BJB untuk menyelesaikan uang nasabah tersebut pada kurun waktu tujuh hari terakhir dari surat somasi kedua, pihaknya bakal melaporkan kejadian itu kepada Polres Kota Tangerang. 

“Sesuai dengan aturan yang ada, kita untuk menempuh jalur pidana kita melakukan somasi dua kali. Dan itu sudah kita lakukan. Jika tidak ada itikad baik, batas waktu surat somasi kedua itu hari Rabu besok kemungkinan Kamis kita buat laporan polisi,” jelasnya. 

Hingga berita ini diturunkan, tim redaki24.com belum bisa mendapatkan konfirmasi dari SA.  Saat ditelpon dan dikirim pesan whatsapp, nomor SA tidak aktif. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.