Wadaw! Di Tangerang Berawal Ribut Masalah Sosis Berujung Putusan Pengadilan

  • Whatsapp
Kasus Ribut Sosis Tangerang
Proses BAP kasus peganiayaan gara-gara ribut sosis di Polsek Jatiuwung Tangerang/Istimewa.

KOTA TANGERANG,REDAKSI24.COM–Sebuah kasus menarik sidang tindak pidana ringan (tipiring) yang jarang sekali di gelar pengadilan, akhirnya dilakukan Pengadilan Negeri Kota Tangerang, pada Kamis (6/8/2020) kemarin.  Hanya karena sebuah sosis yang berujung pertikaian antara warga Sepatan dan Mauk berakhir dengan putusan 2 bulan masa percobaan. Kasusnya pun cup alot sehingga memakan waktu hingga 2 tahun lamanya. 

Awal mula kejadian terjadi ketika NC (korban) Warga Jatiwaringin, Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, hendak membeli sosis ditempat suami nya bekerja di jalan Jawa Pinggir Danau Situbulakan Kelurahan Periuk Kecamatan Periuk Kota Tangerang, Sabtu (29-9-2018) pukul 18.15 WIB.

Bacaan Lainnya

Namun apa hendak dikata, keinginan korban membeli sosis rupanya tidak dilayani oleh sang majikan suami, yakni TA (pelaku) warga Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang. Karena, khawatir tidak dibayar dan pelaku pergi meninggalkan korban. Melihat istrinya tidak dilayani, sang suami korban melayani pembelian sosis, namun pelaku menghampiri suami korban dan membuang sosis yg dibuat suami korban. Lalu korban mengambil sosis yg dibuang pelaku tersebut dan menaruhnya di atas meja. Tidak terima sosis yang telah dibuang pelaku, diambil dan diletakan korban diatas meja, pelaku menghampiri korban dan terjadi keributan cekcok mulut yang berujung dengan pelaku menarik kerudung serta mencakar wajah korban sehingga menyebabkan lecet. 

BACA JUGA: Hore! 700 RW di Kota Tangerang Akan Dapat Pelayanan Internet Gratis

Tak terima dengan perlakuan pelaku, korban melaporkan kejadian tersebut di tahun 2018 ke Polsek Jatiuwung. Oleh Unit Reskrim Polsek Jatiuwung dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan. 

BACA JUGA: Disbudpar Kota Tangerang Akan Gencar Kenalkan Destinasi Wisata di Wilayahnya

Akhirnya dilaksanakan sidang perkara Tipiring di PN Tangerang dengan Hakim Arif Budi Cahyono SH diputuskan pelaku TA dinaakan bersalah karena terbukti melakukan penganiayaan dengan hukuman percobaan selama 2 bulan, 

“Apabila tersangka melakukan perbuatan yang sama dalam 2 bulan ini maka akan dilakukan penahanan,’ ujar Hakim.

Sementara itu Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring mengatakan lamanya kasus ini karena  pihaknya telah berulang kali melakukan mediasi untuk diselesaikan secara kekeluargaan, namun selalu gagal.

“Ini buat pelajaran dan pengalaman bagi warga yang terjadi cekcok atau keributan tindak pidana ringan, kami menghimbau agar diselesaikan dengan mediasi atau kekeluargaan, karena kalau sampai ke tingkat pengadilan akan memakan waktu yang lama dari pengumpulan saksi, bukti dan tunggu lengkap P21 baru disidang,” ujarnya (Beb/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.