Vokalis Jamrud Tak Gentar Hadapi Tiga Dinasti Politik

oleh -
pilkada pandeglang 2020
Vokalis Band Jamrud, Kriyanto tengah mengumpulkan KTP dukungan untuk maju dalam Pilkada Pandeglang 2020.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Vokalis Band Jamrud, Krisyanto bakal ikut manggung dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pandeglang tahun 2020 mendatang. Sang vokalis band rock papan atas tanah air itu, mengaku tidak gentar melawan tiga trah politik yang mendominasi Pilkada di kota badak tersebut.

“Sama sekali tidak ada kehawatiran meakipun harus melawan tiga trah (dalam Pilkada Pandeglang). Karena setiap warga negara punya hak untuk ikut pesta demokrasi, jadi buat apa takut. Karena mereka (dinasti) dulunya sama warga negara,” ungkap Kriayanto, saat ditemui di Univeraitas Matlaul Anwar Pandeglang, Jumat (8/11/2019).

Kriayanto menegaskan bakal maju pada Pilkada Pandeglang dari jalur perseorangan. Walaupun harus melawan sejumlah dinasti, yakni dinasti Dimyati Natakusumah (Pandeglang), Mulyadi Jayabaya (Lebak), dan dinasti Rau, ia tidak khawatir. Bahkan ia bersama calon wakilnya yang juga dari kalangan seniman, sudah mempersiapkan segalanya.

“Harus siap, sekarang ini kami juga sedang mengumpulkan KTP untuk dukungan,” katanya.

BACA JUGA:

. Vokalis Jamrud Siap Maju Lewat Jalur Independen

. Tiga Trah Bakal Dominasi Pilkada Pandeglang 2020

. Kepala Kesbangpol Kota Bandung Ramaikan Bursa Balon Bupati Pandeglang

Pelantun lagu pelangi di matamu itu, mengaku sebagai persyaratan bakal calon bupati dari jalur perseorangan, pihaknya harus mampu mengumpulkan sebanyak lebih dari 70 ribu foto copy KTP dukungan. Saat ini pihaknya sudah mengumpulkan KTP dukungan sebanyak 80 ribu.

“Pengumpulan KTP akan terus kami lakukan meski persyaratan dukungan KTP sudah terlampaui,” ujarnya.

Saat ditanya kapan KTP dukungan akan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang, Krisyanto menyebut pada Desember nanti. Karena menurutnya, lebih cepat lebih baik, apalagi bakal calon dari jalur perseorangan diperkirakan bukan hanya dirinya.

“Dimungkinkan calon dari jalur independen tidak hanya satu. Jadi kami secepatnya akan menyerahkan KTP dukungan ke KPU, untuk menghindari adanya dukungan ganda,” tuturnya.

Diakuinya, KTP dukungan yang dikumpulkannya saat ini dilakukan timnya dari setiap kecamatan dan desa di Pandeglang. “Tim kami sudah tersebar di setiap kecamatan dan desa di Pandeglang. Meski saat ini KTP sudah terkumpul 80 ribu, tapi tim kami masih terus mengumpulkan KTP,” tegasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *