Viral, Enzo Taruna Akmil Blasteran Prancis Enzo Diisukan Terpapar Radikalisme

  • Whatsapp
AKMIL : Enzo Zens Allie (kanan) blasteran Indonesia-Prancis yang berhasil lolos seleksi Akmil 2019.

REDAKSI24.COM—Nama Enzo Zens Allie sontak viral di media sosial setelah  video yang diunggah oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat di YouTube yang memperlihatkan sosok blasteran Indonesia-Prancis yang berhasil lolos seleksi Akmil 2019, pada Senin (5/8/2019). Video tersebut menjadikan warganet penasaran dan langsung mencari berbagai informasi tentang pemuda yang mengaku sejak kecil sudah bercita-cita jadi TNI dan ingin bergabung dalam kesatuan Kopassus ini.

Enzo semakin viral ketika warganet melihat beberapa foto jejak digital Enzo yang pernah diunggah oleh Ibundanya, Siti Hajah Tilaria dan Enzo sendiri dalam laman Facebooknya. Foto tersebut memperlihatkan seolah-olah Enzo mendukung khilafah.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA :

Ngopi saat Jam Sekolah, Dua Pelajar Diciduk Satpol PP Lebak

Proyek Tol Serang-Panimbang Distop Warga Lebak

DLH Pandeglang Pantau Asap Hitam PLTU Labuan

Terkait tudingan Enzo terpapar khilafah, Siti yang saat ini tingal di Cilegon,membantahnya. Menurut Siti anaknya sangat mencintai Indonesia, bahkan menurut Siti menjadi TNI adalah cita-cita anaknya sejak kecil.

“Sejak kanak-kanak anak saya ingin jadi tentara dan menjadi Koppasus,” jelas Siti.

Namun begitu Siti mengaku dirinya belum bisa bercerita banyak tentang Enzo dan berbagi pengalaman anaknya sampai bisa lulus catar Akmil di Magelang.

“Karena kesibukan saya, makanya saya belum bisa ngomong banyak terkait anak saya,” ujar Siti.

Sementara itu Deden Ramdani, Kepala SMA PU Al Bayan, Anyer Serang tempat Enzo menimba ilmu mengaku tak mempercayai jika anak didiknya terpapar paham radikalisme. Menurut Deden, anak didiknya adalah pribadi yang taat beragama, tekun, ulet dan punya prinsip yang sangat kuat.

Deden mengatakan sebagai guru yang kerap dijadikan tempat curhat, Enzo seringkali bercerita mengenai cita-citanya di masa depan yang ingin mengabdikan diri sebagai tentara.

“Pak, mohon doanya. Saya ingin menjadi prajurit yang soleh,” menirukan perkataan Enzo. (Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.