Video Para Pelajar SMP di Kabupaten Tangerang Yang Kocar-Kacir Saat Hendak Tawuran Beredar di Medsos!

oleh -

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COMVideo para pelajar SMP yang kocar-kacir saat hendak tawuran beredar di media sosial Whats App. Diketahui, cuplikan video tersebut terekam kamera ponsel saat polisi dan warga berusaha membubarkan sekelompok pelajar SMP yang hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Jalan Raya Tigaraksa Cibadak, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, pada Jumat (7/2/2020) lalu.

Dalam video berdurasi 21 detik itu terlihat para pelajar yang beberapa diantaranya menggunakan sepeda motor berhamburan ke arah jalan. Dari informasi, para pelajar SMP itu panik dan berusaha kabur saat polisi dan warga datang untuj membubarkan aksi tawuran yang nyaris terjadi.

BACA JUGA:

10 Pelaku Yang Tewaskan Korbannya di Tawuran Pelajar SMP Ditangkap

Dari informasi polisi, perilaku tidak terpuji itu dilakukan secara gabungan oleh beberapa sekolah. Melibatkan para siswa dari beberapa SMP di Tigaraksa Kabupaten Tangerang.

Kanitreskrim Polsek Tigaraksa IPTU Bambang Sutrisno saat dihubungi membenarkan ihwal peristiwa tersebut. Dari penuturannya, aksi tawuran itu dilakukan oleh para pelajar SMP di tiga sekolah yang ada di wilayah Tigaraksa.

Saat itu, lanjut dia, siswa SMP Nurul Fallah yang bergabung dengan para siswa dari SMP 1 Tigaraksa, berniat melakukan perkelahian dengan para siswa SMP Pembangunan Tigaraksa yang menjadi lawannya.

BACA JUGA:

Bawa Sajam Hendak Tawuran, Tiga Remaja di Tambora Diciduk Polisi

“Tapi sebelum aksi tawuran terjadi warga dan polisi keburu datang, kita bubarkan, mereka kocar-kacir,” terangnya kepada Redaksi24.com, Minggu (9/2/2020).

Ia melanjutkan, pertikaian antar pelajar SMP ini berawal saat siswa SMP Nurul Fallah yang menurut informasi tengah merayakan hari ulang tahun sekolahnya itu secara bergerombol menumpang mobil bak terbuka. Entah apa penyebab pastinya, sambung dia, kemudian mereka terlibat cekcok dengan siswa SMP Pembangunan Tigaraksa.

“Sempat ada cekcok kemudian SMP Nurul Fallah ini bergabung dengan SMP 1 Tigaraksa untuk melawan siswa SMP Pembangunan,” kata dia

Dalam peristiwa itu ada 6 orang pelajar SMP yang diamankan polisi. Namun, keenam siswa tersebut saat ini sudah dipulangkan setelah mendapat pembinaan. Kata dia, polisi juga tak menemukan senjata tajam atau benda berbahaya lain dari tangan para pelajar tersebut. (Ricky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.