Vahid Halilhodzic Tutup Peluang Hakim Ziyech Untuk kembali ke Timnas Maroko

oleh -
Vahid Halilhodzic Tutup Peluang Hakim Ziyech Untuk kembali ke Timnas Maroko
Hakim Ziyech/Ist.

TANGERANG,REDAKSI24.COM–Pelatih Tim Nasional (timnas) Maroko, Vahid Halilhodzic mengaku telah menutup peluang bagi Hakim Ziyech untuk kembali membela timnas Maroko. Hal itu diungkapkan Halilhodzic untuk menjawab pertanyaan tentang keputusannya mencoret bintang Chelsea dari skuad di Piala Afrika, di mana maroko kalah di perempat-final dari Mesir.

“Bahkan jika namanya adalah Lionel Messi, saya akan tetap mencoret Ziyech dari tim saya,” tegas Halilhodzic.

BACA JUGA: Ini Alasan Hakim Ziyech Pindah dari Ajax ke Chelsea

Halilhodzic menjelaskan jika  perilaku Ziyech di timnas tidak mencerminkan dirinya sebagai seorang profesional.

“Para pemain yang saya pilih adalah yang terbaik di negara ini,” kata Halilhodzic 

BACA JUGA: Usai  Kalahkan Mesir Lewat Adu Penalti, Senegal Jadi Juara Piala Afrika 2021

“Saya tidak memilih pemain yang bisa membuat tim tidak seimbang. Bahkan jika dia adalah Lionel messi. Tingkah laku Ziyech tidak sesuai dengan standar kami. Dia tidak mau berlatih, tidak mau bermain. Ia tidak mau menganggapnya serius, saya tidak akan memohon padanya untuk kembali.”

“Setelah turnamen [Piala Afrika] tiga tahun lalu, dia yang paling banyak dikritik. Dia dicemooh. Anda tidak boleh melupakan itu.”

BACA JUGA: Berkat Gol tunggal Kai Havertz Bawa Chelsea Jadi Juara Liga Champions

Ziyech telah berjuang untuk mendapatkan menit bermain di Chelsea dalam dua musim pertamanya sejak tiba dari Ajax, membuatnya hanya tampil dalam 24 laga di Liga Primer dan terlibat dalam sepuluh gol.

Ia mengalami cedera lutut, pinggul dan bahu, tetapi penampilannya juga terkadang menggembirakan. Namun, golnya dalam dua penampilan terakhirnya di liga, mungkin bisa memberinya tempat aman dalam rencana Thomas Tuchel di paruh kedua musim 2021/22.

Terakhir kali Ziyech bermain untuk Maroko adalah pada pertandingan persahabatan melawan Burkina Faso, Juni tahun lalu – dan tampaknya ia tidak akan bermain lagi untuk mereka dalam waktu dekat.

Setelah pertandingan tersebut, Halilhodzic mengatakan: “Perilakunya dalam dua pertandingan terakhir, terutama yang terakhir, bukanlah seorang pemain tim nasional yang, sebagai pemimpin dalam tim, harus menjadi panutan yang positif.”

“Dia datang terlambat dan setelah itu, dia bahkan menolak untuk bekerja. Tidak ada gunanya mendiskusikan masalah itu, sebagai pelatih, jawaban saya adalah: bisa Anda lihat sendiri.”

Selain Ziyech, Noussair Mazraoui juga ditinggalkan untuk Afcon oleh Halilhodzic. (Hendra)