Ustadz Abdul Somad Apresiasi Sanitren di Kabupaten Tangerang

oleh -
Ustadz Abdul Somad Apresiasi Sanitren di Kabupaten Tangerang UAS Pemkab Tangerang Bupati Tangerang
Ustad yang akrab disapa UAS itu berharap seluruh bupati atau kepala daerah di Indonesia bisa menyontoh program Sanitren dari Pemkab Tangerang tersebut.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Ustadz Abdul Somad mengapresiasi porgram sanitasi pondok pesantren (Sanitren) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten.

Ustad yang akrab disapa UAS itu berharap seluruh bupati atau kepala daerah di Indonesia bisa menyontoh program Sanitren dari Pemkab Tangerang tersebut.

Harapan itu disampaikan UAS saat memberikan tausiah dalam Memperingati Maulid Muhammad SAW di Masjid Al Amjad kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, Rabu (27/10/2021) pagi.

Menurut UAS, pondok pesantren merupakan sarana ibadah sekaligus pendidikan bagi generasi bangsa yang harus mendapat prioritas dari pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Saya mengapresiasi komitmen Bupati Tangerang yang perhatian terhadap sarana keagamaan, khususnya untuk lebih menggaungkan siar Islam,” kata UAS.

BACA JUGA: Sekolah Disegel Ahli Waris, Ratusan Murid SDN Kiara Payung Pakuhaji Batal PTM

Lebih lanjut, mubalig asal Riau itu mengajak umat Islam, terutama warga muslim Kabupaten Tangerang  untuk mendukung program Pemkab Tangerang yang dinilai positif bagi kemajuan umat Islam.

Selain itu, melalui momentum Maulid Nabi Muhamad SAW, UAS juga mengajak jemaah menjaga persatuan dan kesatuan umat islam. Karena jika umat Islam bersatu akan terbangun ukhuwah Islamiyah.

“Semoga umat Islam bisa memperkokoh kesatuan, tak hanya itu juga harus menjaga nilai-nilai keagamaan sebagai rahmatanlilallamin,” tegas UAS.

Sementara Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran UAS di Mesjid Al Amjad. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW merupakan implementasi dari visi Kabupaten Tangerang yang religius.

“Pemkab Tangerang setiap tahunnya telah mengalokasikan dana bagi pembangunan sanitasi pondok pesantren,” imbuh Zaki.

Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW digelar secara terbatas dan secara Virtual dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.