Usai Hadiri Acara Khitanan, Puluhan Warga Pandeglang Keracunan Massal

  • Whatsapp
keracunan pandeglang
Kepala Dinkes Kabupaten Pandeglang, Raden Dewi Setiani, meninjau salah satu korban keracunan di Puskesmas Carita.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Sebanyak 67 warga dari beberapa desa di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami keracunan yang diduga berasal dari makanan acara khitanan di Kampung Cangkara, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita.

Mereka yang keracunan sebelumnya menyantap makanan yang disediakan saat menghadiri acara khitanan pada Jumat (7/8/2020) lalu. Mereka diketahui keracunan pada Sabtu (8/8/2020) hingga Minggu (9/8/2020).

Bacaan Lainnya

Korban yang terus bertambah hingga mencapai puluhan orang, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang menetapkan peristiwa tersebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kecamatan Carita.

Data dihimpun dari Dinkes Kabupaten Pandeglang, di Desa Cinoyong korbannya mencapai 24 orang dengan 2 orang dirujuk RSUD Berkah, di Kampung Cangkara Desa Sukajadi sebanyak 34 orang dan 2 orang dirujuk RSUD Berkah.

Kemudian Kampung Durung, Desa Sindang Laut terdapat 1 orang korban, Kampung Kebon Awi, Desa Sindang laut 1 orang dan Desa Janaka, Kecamatan Jiput, warga yang diduga keracunan jumlahnya sebanyak 5 orang.

BACA JUGA: Horee, Murid di Pandeglang Bisa Belajar Langsung di Sekolah

Sekretaris Desa (Sekdes) Cinoyong, Apud membenarkan, warganya mengalami keracunan. Diketahui keracunan yang menimpa warganya itu, pada malam hari sekitar pukul 24.00 WIb.

“Ya, warga kami juga ada yang keracunan sekitar 24 orang dari Kampung Kadu Laban. Ketahuan pada malam harinya (Sabtu, 8/8/2020) jam 12 malam, kami evakuasi ke Puskesmas Carita untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkapnya, Minggu (9/8/2020).

Awal diketahui keracunan jelasnya, para warganya itu mengalami mual, muntah-muntah dan kepala pusing. Dari hasil keterangan para korban, ungkap dia, mereka usai menyantap makanan pada acara khitanan di Kampung Cankara, Desa Sukajadi pada Jumat (7/8/2020).

“Dugaan sementara keracunan usai mengomsumsi makanan pada acara khitanan, namun untuk kepastiannya sedang didalami petugas Puskesmas,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinkes Pandeglang, Raden Dewi Setiani membenarkan puluhan warga di Kecamatan Carita mengalami keracunan. Bahkan, katanya, bukan hanya warga Carita, beberapa warga Kecamatan Jiput juga mengalami keracunan.

Lanjut Dewi, kejadian tersebut diketahui pada Sabtu (8/8/2020) sekitar pukul 05.30 WIB dengan pasien pertama datang ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Carita dengan keluhan muntah, mencret, demam, dan pusing.

Namun warga itu, kata dia, setelah diobati, langsung pulang karena kondisinya membaik dan masih bisa makan dan minum. “Sampai saat ini  tercatat sekitar 67 orang, dari hasil penyelidikan epidemiologi pasien rata-rata peserta yang menghadiri undangan khitanan pada Jumat 7 Agustus 2020,” ujarnya.

BACA JUGA: Cuaca Ekstrim, Nelayan Rancecet Pandeglang Libur Melaut

Pihaknya menetapkan KLB lantaran korbannya terus bertambah. Teacatat 67 korban yang tersebar di dua Kecamatan yakni Carita sebanyak 62 orang dan 5 orang dari Kecamatan Jiput.

Karena saat ini ditetapkan KLB, menurut dia, pihaknya telah melibatkan \Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Carita, Labuan, Pagelaran Jiput, Mandalawangi, Pulosari, Cisata, Patia, Cikedal, Menes, RSUD Aulia dan tim Dinkes.

“Untuk saat ini yang kami lakukan dalam penanganan pelayanan kesehatan utuk pasien, pengambilan sampel makanan, sumber air dan penyelidikan epidemiologi pada pasien,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.