Usai Divaksin Dosis Pertama, Tiga Pegawai Dishub Kabupaten Tangerang Positif Covid-19

oleh -
vaksin, pegawai dishub, dosis pertama, positif covid-19, satgas penanganan covid-19, kabupaten tangerang, banten,
Ilustrasi - Vaksin Covid-19

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Sebanyak tiga pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, dilaporkan terkonfirmasi positif COVID-19 usai mengikuti penyuntikan vaksinasi jenis sinovac tahap pertama dosis pertama.

“Memang benar ada tiga pegawai staf di bagian pengujian kendaraan bermotor (PKB) terindikasi infeksi virus corona usai sepekan suntik vaksin,” kata Kepala Dishub Kabupaten Tangerang, Agus Suryana kepada wartawan di Tangerang.

Begitu gejala terinfeksi virus corona, sambungnya, ketiganya langsung dilakukan tes swab atau polymerase chain reaction (PCR) secara mandiri.

“Saya perintahkan kepada tiga pegawai itu untuk langsung dilakukan tes swab mandiri, ternyata hasilnya positif,” katanya.

Ia menjelaskan, dari ketiga pegawai yang terjangkit tersebut diantaranya sudah menjalani proses vaksinasi COVID-19 bersama petugas pelayanan publik lainnya pada tahap pertama dua pekan lalu.

BACA JUGA: Petugas Pelayan Publik di Kabupaten Tangerang Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Namun, tidak lama setelah meneriuma vaksin dosis pertama itu, kata dia, pada Rabu (10/3/2021), salah satu pegawai merasakan gejala seperti hilangnya indra perasa dan penciuman, demam ringan serta batuk kering.

“Untuk memastikan lagi mereka disarankan untuk dicek kedua kali, dan saat ini kami masih menunggu hasilnya. Karena mereka ini sebelumnya sehat-sehat saja,” ujarnya.

Ia menduga pegawainya itu tertular dari salah satu anggota keluarganya yang sebelumnya terinfeksi COVID-19 dan belum menjalani vaksinasi. “Sekarang ketiga pegawai melakukan isolasi mandiri,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, untuk saat ini proses pelayanan teknis seperti uji kendaraan dan lain sebagainya masih berjalan seperti biasanya.

“Tetapi nanti jika hasil kedua pengecekan COVID-19 positif lagi, kami akan menutup sementara semua pelayanan perhubungan selama 14 hari atau lebih,” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, Dr Hendra Tarmizi mengakui pihaknya telah menerima laporan adanya yang terkonfirmasi positif infeksi Corona (SARSCoV-2) di lingkungan Dishub Kabupaten Tangerang.

Ia belum memastikan para pegawai tersebut apakah sudah terdaftar sebagai salah satu yang telah menerima vaksinasi atau belum.

“Ya, kami menerima laporan ada pegawai Dishub yang positif COVID-19. Tapi kami belum tahu apakah dari pegawai itu sudah divaksin atau belumnya,” katanya.

Ia menjelaskan, pada kasus ini tidak bisa disimpulkan vaksin gagal dalam mencegah penularan virus, karena vaksin pertama belum sepenuhnya membentuk antibodi atau imun.

“Pada fase ini seseorang yang telah mendapat injeksi dosis pertama masih rentan terpapar virus corona,” ujarnya.

Demikian juga jika yang terjadi infeksi setelah menerima dosia vaksin kedua, menurut Hendra, masih dalam batas wajar. Karena efektivitas penambahan daya tahan tubuh setelah divaksin hanya sekitar 65 persen. Kejadian itu sudah diprediksi sebelumnya.

“Bukan berarti vaksin ini tidak bermakna sama sekali, tetapi secara teori vaksin ini bisa meminimalisir penyebaran COVID-19,” tandasnya.(ARD/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.