Update PSBB jilid V Tangsel, Tingkat Kepatuhan Masyarakat Menurun dan Positif Covid-19 Bertambah

  • Whatsapp
Anggota Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Suharno.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan masih belum maksimal. Meski sudah lima hari pelaksanaan PSBB ke enam perpanjangan ke lima, tingkat kepatuhan masyarakat justru mengalami penurunan. 

Hal tersebut berdasarkan angka tingkat kepatuhan masyarakat yang disampaikan oleh Anggota Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Suharno. Pada Senin (29/6/2020) lalu, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap PSBB mencapai 78,8 persen dan pada Kamis (2/7/2020) justru menurun 0,1 persen menjadi 78,7 persen. 

Bacaan Lainnya

“Masih terdapat 11,3 persen lagi yang belum mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan perhitungan idealnya 90 persen,” kata Suharno melalui unggahan video akun Instagram @humaspemkottangsel, Kamis (2/7/2020) sore lalu.

Sementara untuk Rt atau angka penambahan kasus setelah adanya intervensi sudah di bawah satu yakni 0,36 persen. Angka Rt ini menjadi salah satu pertimbangan menyudahi PSBB dan menuju kehidupan new normal.

Suharno menerangkan, menurunya angka kepatuhan masyarakat terhadap PSBB lantaran masih banyaknya masyarakat yang tidak pakai masker dan beraktivitas yang menimbulkan kerumunan sehingga sulit untuk jaga jarak.

“Untuk mempertahankan Rt agar di bawah satu, maka diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun di air mengalir,” terang Suharno.

Sementara itu, meski Pemkot Tangsel sudah mewacanakan bersiap memasuki kehidupan new normal paska pandemi, jumlah kasus positif Covid-19 masih terus bertambah. 

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Pemkot Tangsel Tulus Muladiyono mengatakan, pada 2 Juli 2020, tercatat ada penambahan 13 kasus positif menjadi 414. Sedangkan pasien positif sembuh bertambah 7 orang menjadi 248 orang dan pasien positif dirawat bertambah 6 orang menjadi 132 orang dengan jumlah positif meninggal stagnan 34 meninggal. 

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah satu orang menjadi 804 orang, dengan 595 orang sembuh, 114 dirawat dan 95 orang meninggal. Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 2261 orang, dengan 2123 orang selesai dipantau dan 138 orang masih dalam pemantauan. 

“Perlindungan diri dan pencegahan penularan virus Covid-19 terhadap sesama harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Yakni dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sebagai adaptasi kehidupan kenormalan baru di tengah dan paska pandemi Covid-19 nanti,” ungkapnya.

Meski tingkat kepatuhan masyarakat terhadap PSBB menurun dan jumlah positif Covid-19 bertambah, keduanya enggan menjelaskan secara detail alasan dibalik dua hal tersebut. Saat dihubungi melalui telepon seluler pun, tidak ada yang merespon. 

Diketahui, sejak 29 Juni 2020 lalu, Pemkot Tangsel memperpanjang PSBB selama 14 hari yakni hingga 12 Juli 2020 mendatang. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.